PPDB, SMP Negeri 1 Kadungora Gunakan Tiga Sistem Jalur Penerimaan

103
H.Kuswara Kepala SMPN 1 Kadungora Garut

GARUT, (KF).- Guna menjamin pemerataan akses pendidikan ter lebih calon siswa didik, SMPN 1 Kadungora Kabupaten Garut menggunakan sistem tiga jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019.

Kepala SMPN 1 Kadungora H. Kuswara menjelaskan kepada Koran-Fakta.com (Jumat 14/6) lalu diruang kerjanya, bahwa pihaknya sudah menggunakan tiga sistem PPDB ini dari tahun 2018 sesuai diberlakukannya Permendikbud Nomor 14, Nomor 51 Tahun 2018.

” Ketiga jalur tersebut diantaranya pertaman Jalur Zonasi dengan Kuota 90 persen, kuota tersebut sudah termasuk peserta didik kurang mampu ekonomi, Kedua Jalur prestasi dengan kuota 5 persen, Jalur prestasi ini diperuntukan bagi siswa yang berdomisili diluar zonasi juga jalur ini ditentukan oleh nilai Ujian Nasional SD atau dari hasil perlombaan bidang Akademik dan non Akademik, dan yang ketiga Jalur perpindahan dengan kuota 5 persen, jalur ini bagi calon peserta didik yang pindah sekolah karena ikut orang tua, ” jelasnya.

Masih kata Kuswara, khusus Jalur Zonasi akan juga diberlakukan testing dan akan dilihat dari hasil UASBN. Sekolah Dasar (SD) yang kurang lebih 40 persen dari bobot 90 persen, jika nanti terbukti yang mendaftar disekolah ini terjadi pembeludakan melebihi kuota yang sudah ditentukan.

“Kami SMPN 1 Kadungora akan menerima calon siswa didik sejumlah 352 siswa, untuk 11 ruangan belajar, yang rata-rata 32 siswa per kelas,”ungkapnya

Lebih jauh ia pun menyampaikan, PPDB Tahun 2019 ini baru akan dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 17 – 24 Juni mendatang dan dipastikan sistemnya sama dengan tahun sebelumnya. Oleh karena itu saya berharap, lanjut H Kuswara “mudah-mudahan ditahun yang mendaftar ke SMPN1 Kadungora sesuai dengan kuota yang ada, tidak terjadi pembeludakan yang mendaftar supaya tidak dilaksanakan testing dan peninjauan nilai ujian akhir semester Sekolah Dasar,” pungkasnya. (Agus Suhana)

Editor : J Gunawan

BAGIKAN