Pradana Aditya Wicaksna, Tanggapi Keluhan Nelayan Pantai Garut Selatan.

137
Ket foto: Bakal Calon Wakil Bupati, Pradana Aditya saat menemui nelayan di wilayah Garut Selatan.

GARUT, (KF).- Usai Bersilaturahmi dengan ratusan warga masyarakat dalam kesempatan reses Irwandani, S.Ip.,MSi., Anggota DPRD Kab.Garut dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlangsung di Villa Jaya Sakti, Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut. Selasa(30/1/2018).

Bakal Calon Wakil Bupati Garut Pradana Aditya Wicaksana bersama Anggota DPR RI Khoerudin, S.Ag.MH dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). secara langsung mengunjungi Nelayan di Pantai Selatan Garut.

Dalam kunjungan tersebut, Aditya yang akrab disapa kang Adit, secara langsung bersilaturahmi dengan para nelayan yang dinilai luput dari perhatian pemerintah. Tepatnya di Kampung Palabuan Desa Purbayani Kecamatan Caringin.

Salah seorang nelayan yang ditemui kang Adit yakni Dadang, yang mengeluhkan nasib nelayan saat ini dikarenakan pada musim angin barat seperti saat ini dirinya dan nelayan lain tidak bisa melaut, sehingga hal itu yang menyebabkan dirinya tidak bisa meraup rupiah dari hasil laut seperti biasanya.

Ket foto: Aditya saat foto bersama (foto : Istimewa).

“Atoh bapak mah aya calon pamimpin nu merhatikeun jeung datang langsung teh, kuring wawakil didieu nu pagawean jeung pangabisa di laut sok ngarasa bingung lamun musim angin barat, keur sapopoe oge harese, nya intina mah nu jadi pamingpin kudu merhatikeun nasib nu karieu, teu menta loba asal beuteung wareg teu kalaparan sakitu pamenta warga didieu mah,” ungkap Dadang, dengan nada rendah.

Mendengar keluhan tersebut Pradana Aditya Wicaksna (kang Adit) menanggapinya dengan janji akan memberikan program pelatihan dan pemberian wawasan pengembangan ekonomi kreatif, sehingga mereka akan memiliki penghasilan lain.

“Saya tersentuh melihat para nelayan yang selama ini tidak diperhatikan nasibnya, kedepan jika saya ditakdirkan menjadi pemimpin di Garut, para nelayan ini akan diberi edukasi dan pelatihan mengenai peningkatan Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Kerakyatan, sehingga memiliki kegiatan atau usaha yang juga menghasilkan,” ungkap Adit.

Lanjut dikatakan Adit, jika masyarakat mampu memanfaatkan potensi Pantai Garut Selatan sebagai objek wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan akan memudahkan mereka untuk mendapatkan penghasilan dari usaha lain.Namun pemerintahlah yang harus mendorong untuk meningkatkan SDM dan melakukan penataan di objek wisata, jelas Adit dihadapan Warga Nelayan Kawasan Cimari – Rancabuaya. Sebuah objek Wisata yang diawal-awal memiliki hubungan erat dengan Tentara Nasional Indonesia ini, dimana disekitar daerah ini merupakan tempat Transmigrasi Lokal (translok) yang ditempati Tentara dan Purnawirawan.

Ket foto: Istimewa

Selain ke Kawasan Rancabuaya, Adit juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Ibu-ibu Pengajian di RA Al-Hidayah, Karangsari – Pakenjeng, Kabupaten Garut. (ADV***)

BAGIKAN