Prajurit TNI Dikeroyok Hingga Mengakibatkan Luka Lebam Oleh Anggota LSM

46

GARUT, (KF).- Kopral Dua Raden Gunawan, prajurit TNI AD dari kesatuan Komando Rayon Militer (Korem) 062/Tarumanagara Garut menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal di halaman parkir mini market, Jalan Otto Iskandardinata, Tarogong Kaler, Minggu (7/5/2018) Malam.

Akibat peristiewa tersebut, korban mengalami luka lebam di wajah dan pelipis kanan robek akibat dihantam benda tumpul.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 062 Tarumanagara, Mayor Inf Mochamad Safii menjelaskan, peristiwa pengeroyokan yang terjadi terhadap prajuritnya ini sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu korban hendak berbelanja menggunakan sepeda motor ke salah satu kios buah di lokasi kejadian.

Ketika korban hendak berbelok, kata dia, dari arah yang sama melaju kendaraan yang ditumpangi para pelaku. Merasa terhalangi, para pelaku langsung turun dan menghampiri korban kemudian membawanya ke areal parkir mini market dan tanpa basa basi para pelaku langsung mengeroyoknya.

“Meski korban sempat mengaku sebagai anggota (TNI) tapi pelaku terus menyerang dan memukulnya,” katanya.

Mochamad Safii mengatakan, selain menganiaya secara bersama-sama, berdasarkan keterangan korban ada salah seorang pelaku yang mengacungkan senjata api jenis pistol saat pengeroyokan tersebut.

Setelah puas menganiaya, kata dia, para pelaku melarikan diri, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut, dan berkoordinasi dengan Denpom dan Kepolisian Resor Garut.

“Pelakunya melarikan diri, tapi sudah diketahui dari mananya, dilihat dari bajunya ada tulisan LSM Pagar. Jumlah pelakunya sekitar 12 orang,” katanya.

Untuk saat ini, kata dia, para pengurus LSM Pagar yang mengeroyok prajuritnya ini sudah menyerahkan diri ke Detasemen Polisi Militer III/2 Garut. “Ada lima orang, tetapi ini hanya pengurus dan saksi pada saat kejadian. Bukan pelakunya,” terangnya.

Untuk selanjutnya, lanjut dia, kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Garut untuk diminta diusut tuntas. Karena pelakunya ini ada sipil, kami serahkan kepada kepolisian,” ungkapnya.

Oleh :Tim

Editor : Indra R

BAGIKAN