Pria Gondrong ini Ternyata Pengrajin Akar Bahar Asal Sancang, Yang Rencananya Ikut Pameran NU Expo 2019.

395
Ket foto: Erwin didampingi sahabatnya Aceng yang juga pengrajin akar Bahar di wilayah Sancang (foto oleh : Indra Ramdani)

GARUT, (KF).- Aceng (45 tahun) pengrajin Akar Bahar. Warga Kp.Cibalieur, Desa Sancang Kecamatan Cibalong, kabupaten Garut Jawabarat, berencana ikut dalam pameran NU Expo 2019 yang bakal dilaksanakan di kota Banjar pada 25 Pebruari – 1 Maret 2019 di taman Bhkati kota Banjar.

Aceng didampingi Erwin (43) tahun yang juga sama salah seorang pengrajin Akar Bahar di ujung selatan Garut itu mengaku kerap memperoleh pesanan dari beberapa wilayah yang mengetahui hasil kerajinan tangannya.

Lanjutnya. Selain membuat akar Bahar dirinyapun membuat cicin dari limbah tumbuhan kayu yang biasa tumbuh di rawa-rawa, atau tumbuhan yang hidup di dalam air.

“Bukan hanya akar Bahar dalam bentuk gelang kitapun membuat cicin dari limbah kayu dengan ukiran-ukiran menarik,” ujar Aceng didampingi Erwin kepada koran-fakta.com saat ditemui di kediamannya. Minggu (18/02/1019) Siang.

Lanjut disampaikan, dirinya berencana ikut pameran NU Expo 2019 karena diajak ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyyin Kabupaten Garut. Hal itu disampaikan saat ketua HPN Dodi Gustari menjambangi kediamannya untuk melihat produk kerajinannya.

“Insyaallah nanti kamipun akan ikut serta dalam pameran NU Expo 2019, saat ini kita sedang fokus membuat hasil-hasil karya kami untuk nanti dipasarkan,” katanya.

Lebih jauh disampaikan, produk kerajinannya dibandrol dari mulai harga Rp. 100.000 hingga Rp. 300.000 tergantung ukuran dan proses pembuatannya.

” Dari mulai harga seratus ribu hingga tiga ratus sampai lebih bisa saja tergantung tingkat kesulitan juga ukuran, semakin besar ukuran semakin lama begitu juga dengan harga jualnya,” jelasnya.

Sementara, Ditempat terpisah, Ketua HPN Kabupaten Garut Dodi Gustari, mengaku kerajinan yang dibuat tangan-tangan piawai asal Garut Selatan tersebut diharapkan dapat mendongkrak perekonomian bagi pedagang atau pengrajin kecil.

“Mereka pengrajin binaan kami juga, yang mana diharapkan dapat lebih mendongkrak perekonomian dan meningkatkan daya saing produk. Makanya kami ajak mereka nanti untuk ikut di pameran NU Expo 2019,agar produk kerajinan nya dapat dipasarkan,” ungkapnya. (Indra Ramdani)

Editor : Yusuf Akbar

BAGIKAN