Prihatin, Atap Rumah Janda 5 Orang Anak di Wilayah Tarogong Kidul Hampir Ambruk.

69
Ket Foto: Camat Tarogong kidul, Hj.Lilis Neti saat berkunjung ke rumah Bu Siti Rohmah.

Wartawan : Indra R

GARUT, (KF).- Siti Rohmah, Seorang Janda yang memiliki 5 Orang Anak, yang tinggal di Rumah tidak layak huni, bahkan atap rumahnyapun hampir roboh, warga Kp.Umbul Tengah RT 03/10, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong kidul, Kabupaten Garut, hidupnya kini sungguh memprihatinkan.

Diketahui, Siti Rohmah merupakan janda tua, yang masih memiliki anak yang masih duduk dibangku sekolah, bahkan ironisnya dalam keseharian nya untuk bisa menyambung hidup siti dibantu para tetangganya serta ketua RW.

Diakui Siti, jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk makan sehari-hari saja dirinya dibantu anak, “Alhamdulillah meski anak saya tidak memiliki penghasilan tetap ia masih bisa membantu, saya dan Adik-adiknya yang masih sekolah, dan Alhamdulillah juga Bu Rw dan tetangga dekat juga Alhamdulillah sering kali membantu,” akunya

Sementara ketua RW 10 Kp.Umbul Tengah Kelurahan Jayawaras. Suhanah, mengatakan. Kondisi rumah ibu Siti memang memprihatinkan, bahkan selain kondisi rumah yang dianggap tidak layak huni kehidupan bu sitipun sungguh prihatin.

” Beberapa tahun kebelakang, Rumah Bu Siti, bagian belakangnya pernah direnovasi dengan menggunakan uang Kas RW juga dibantu swadaya masyarakat, bahkan untuk biaya penebusan Beras Rasta pun Bu Siti kami geratiskan dan itu juga menggunakan Kas Rw.” ujarnya.

Mengetahui, adanya informasi warga yang hidupnya dikabarkan memprihatinkan, Camat Tarogong Kidul, Hj.Lilis Neti beserta Kasi Kesejahteraan Masyarakat, Herni Handiani langsung sigap datang ke tempat tinggal Siti Rohmah. Rabu(6/12/2017) Sore.

Camat Tarogong kidul, Hj.Lilis Neti membenarkan adanya warga yang kondisi kehidupannya cukup memprihatinkan. “ia tadi saya langsung mengunjungi rumah seorang janda yang memiliki lima orang anak, yang atap rumahnya hampir ambruk” ungkapnya.

Lanjut dikatakan, dalam setiap kesempatan saya selalu berpesan kepada setiap kepala Kelurahan/Desa untuk senantiasa memperhatikan warganya dan sigap cepat melaporkan supaya dapat segera teratasi.

” Memang di kecamatan tidak ada anggaran untuk rehab rumah, akan tetapi kamipun tentunya akan berupaya sekemampuan kami agar bisa secepatnya mengatasi permasalah ini,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, pihaknyapun mengaku akan segera berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, dan mudah-mudahan Baznas kab.garut bisa menjadi solusi alternatif juga bagi kami, ” besok saya akan kordinasi mudah-mudahan bisa membantu, karena dibaznas kan ada program Garut peduli, nah mudah-mudahan dengan program tersebut bisa terbantu,” harapnya.

Editor: Van’s

BAGIKAN