PT PLN (persero) Garut,Tega Putus Aliran Listrik Hunian Sementara

344
Ket poto: pengelola Agus Setiawan saat memperlihatkan KWH(meteran) yang disegel petugas PLN

KF, – Ada beberapa sejumlah titik perkantoran diwilayah Garut mendapat pemutusan aliran listrik sementara oleh pihak PLN Garut diantaranya sebanyak 10 Kantor intansi pemda dan beberapa hunian pengungsi seperti Worksop, Balepaminton serta kantor LPSE Jalan Pramuka Kab Garut.

Pantauan KF di dilapangan, memang mendapati salah satu KWH (meteran) yang telah disegel oleh pihak PLN.
Ironisnya pemutusan tersebut keberadaan kantor LPSE yang kini sedang di gunakan penghuni warga terkena dampak musibah pasca banjir bandang Garut (20/09).

Saat ditemui Kepala kelurahan pakuwon, Asep Mulyana sangat menyesalkan, atas tindakan pihak PLN, yang langsung melakukan pemutusan Listrik.

” PLN sudah tega memutuskan aliran listriknya ini kan tempat hunian sementara korban banjir, dimana rasa kepeduliannya dan rasa sosialnya terhadap korban,” tegasnya.

Menurut pengelola kantor Huntara LPSE , Agus Setiawan, membenarkan pemutusan tersebut.
“Listrik di putus sejak tadi pagi sekitar pukul 09:00 Wib, Rabu (30/11/2016), alasannya cuman belum bayar
satu bulan.dan panel KWHnya disegel pakai kawat,” jelasnya.

Sementara itu petugas pengaduan PT PLN Persero UPJ Garut Kota Rosa, membenarkan adanya pemutusan sementara.

“Ini aturan dari PLN pusat, untuk memutus sementara sebelum melakukan pembayaran dan ada sekitar 10 intansi serta 3 huntra yaitu LPSE, Balepaminton, worksop rusun yang diputus sementara aliran listriknya,” terangnya.(J Wan)

BAGIKAN