Ratusan Warga Masyarakat Garut, Melakukan Aksi Guna Menolak Dan Membatalkan RUU HIP

278

Koran-Fakta.Com. (KF).- Ratusan warga masyarakat garut yang tergabung dalam Garut Anti Komunis melakukan Aksi damai guna menolak dan membatalkan terhadap Rancangan Undang-Undang  Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Dedi Kurniawan Selaku Inisiator Presidium Garut anti komunis. Saat ditemui menyampaikan aksi damai yang dilakukan saat ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Garut agar DPRD Kabupaten Garut bisa menjembatani aspirasi kami terhadap pusat.

“ Karena bagaimanapun DPRD Garut kepanjangan dari fraksi-fraksi yang ada di pusat, agar bisa menyampaikan aspirasi masyarakat Garut untuk meminta kepada DPR RI untuk segera menghentikan, dan mencabut RUU HIP ini dan jangan sampai ada istilah menunda,” ujarnya. Kamis (25/6/2020) Siang

Lanjut disampaikan, pihaknya juga meminta kepada presiden untuk menghentikan pembahasan tersebut.

“Jadi jangan ada istilah menunda tapi harus di cabut, karna RUU HIP ini kami anggap membahayakan terhadap ideologi negara yaitu. Pancasila,” katanya.

Sambung ia, Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan tiba-tiba dirumuskan akan menjadi Tri Sila, kemudian menjadi Eka sila (gotong royong).

“Kalau gotong royong itu konsep mana, jadi pada intinya tak jelas konsepnya. Karna kesepakatan para pendiri bangsa ini bahwa negara kita beridiologikan Pancasila sebagai palsapah negara, sebagai mana batang tubuh dalam UUD 1945,” tuturnya.

Disampaikan pula, pihaknya akan melaporkan partai yang mencoba melakukan makar, terhadap Mabes Polri. Karena perbuatan ini melanggar Undang-undang nomor 27 Tahun 99 yaitu tentang kedaulatan negara.

“ Tentunya tidak boleh melakukan makar, mengganti Pancasila dengan Eka sila, Tri Sila itu makar namanya,” ungkapnya. (Indra R)

Editor : Tomy

BAGIKAN