RSU dr. Slamet Mengklaim, Kisruh PMI Garut dan RSUD dr.Slamet Hanya Miskomunikasi

130
Ket foto: Direktur umum RSUD dr.slamet Garut, dr. Maskut Farid, MM

Wartawan : Beni

GARUT, (KF).- Dari hasil pemanggilan pihak RSU dr. Slamet Garut dan PMI Garut oleh Komisi D, terkait adanya komlik permasalah surat perjanjian kerjasama antara PMI Kabupaten Bandung dan RSU dr. Slamet Garut intinya ada masalah miskomunikasi.

“Tadi sudah dibahas di Komisi D, dan memang disini kami mengakui adanya miskomunikasi antara PMI Garut dan RSU dr. Slamet Garut, dan kami akan meningkatkan koordinasi terkait labu darah dengan PMI Garut ” kata Direktur RSU dr. Slamet Garut. dr. Maskut. Selasa (24/10/17) pada wartawan.

Maskut membantah bila kerkajasama tersebut melanggara aturan, namun disini, dirinya akan selalu berkoorsinasi dengan PMI Garut untuk labu darah dengan jeda waktu selama dua hari, mungkin kedepan ini menjadi evaluasi rumah sakit, agar miskomunikasi ini tidak terjadi kembali.

” Untuk sekarang memang ada Bank Darah Rumah Sakit ( BDRS) dan kami sudah sepakat dengan PMI kedepanya akan mengambil labu darah dari PMI Garut, dan pihak PMI Garut juga harus bisa menyediakan bila RSU dr. Slamet Garut membutuhkanya untuk keselamatan pasien yang membutuhkan darah ” ucapnya

Maskut juga mengklaim, bahwa untuk surat perjanjian tersebut sebetulnya tidak melanggar, karena selama ini pihak PMI Garut bila dipinta labu darah selalu kekurangan, saat dipinta labu darah 200 yang datang hanya 100, sehingga banyak keluhan dari masyarakat terutama pasien yang membutuhkan labu darah, bahkan sangking kurangnya stok untuk labu darah yang ada di RSU dr. Slamet, pasien pun terpaksa berangkat ke Bandung untuk mencari labu darah yang di inginkan pasien.

” Selama ini pihak RSU dr. Slamet Garut berkerjasama dengan PMI Kabupaten Bandung, semata-semata untuk menyelamatkan pasien yang membutuhkan labu darah ” ujarnya

Saat disinggung apakah akan terus berkejasama dengan PMI Kabupaten Bandung, Maskut dengan tegas memaparkan, untuk kerjasama terkait labu darah antara PMI Kabupaten Bandung dengan pihak RSU dr. Slamet Garut, dari hasil rapat dengan Komisi D, bahwa PMI Garut dan rumah sakit sepakat untuk kerjasama dengan PMI Kabupaten Bandung jangan diputus terlebih dahulu, dan dikasih waktu selama tiga bulan, tetapi disini pihak rumah sakit tidak akan mengambil labu darah dulu ke PMI Kabupaten Bandung, dan perlu juga dikatehui selama ini, RSU dr. Slamet Garut untuk perbulanya membutuhkan seribu lebih labu darah,

“Kita sebutulnya tidak ada permasalahan dengan pihak siapapun, dan untuk kerjasama dengan PMI Kabupaten Bandung tetap akan berlanjut, karena kita menjaga takutnya labu darah yang dibutuhkan RSU tidak ada di PMI Garut, dan intinya persamalahan antara PMI Garut dengan RSU dr. Slamet hanya miskomunikasi saja, dan nanti kami akan segera mengevaluasinya ” paparnya.

Editor : Tomy

BAGIKAN