Rutinitas Giat Malam, Diwilayah Perkotaan Garut Kota

146

Jurnalis J Wan/Ap

GARUT, (KF)- Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Garut berkarborasi dengan Forkopim Kecamatan Garut Kota, terus gencar melakukan patroli malam demi menciptakan aman dan kondusifitas lingkungan,

Pantauan dilapangan dalam pelaksanaannya hampir setiap titik sudut diperkotaan disisir. Sebagai target patroli yang diutamakan diantaranya Jl.Guntur, Jl Perintis, Alun alun Garut , Jl Kerkop dan tempat lainnya.

Dari penyisiran tersebut petugas berhasil mengamankan atau menjaring sejumlah wanita Tuna Susila(WTS), untuk lebih lanjut diamankan ke kantor Kecamatan Garut kota dan mendapatkan pendataan untuk dimintai keterangan lalu diberikan pembinaan serta perhatian agar tidak terus berkeliaran dimalam hari, Jelas Kabid OPS Satpol PP Kab. Garut Erin Heriyana SH Kamis Malam (09/02) pukul 00,23 Wib.

Bambang hafid Camat Garut kota saat memberikan pengertian pada sejumlah wanita

Ia pun membenarkan, bahwa giat ini secara rutin dilaksanakan. karena sudah menjadi tugasnya, sebagai pengawasan terhadap lingkungan terutama seperti penyisiran yang dilakukan di wilayah perkotaan seperti Kec Garut kota dan kecTarogong Kidul Kabupaten Garut, ” paparnya

Senada diucapkan Camat Garut Kota, Drs.Bambang Hapid, ” membenarkan bahwa ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten bersama Forkopim kecamatan dalam rangka pengamanan dan pengawasan terhadap lingkungan agar supaya di wilayah dapat dipastikan tetap aman tentram, “ucapnya.

Masih kata Bambang, pada malam ini Alhamdullilah, dengan adanya giat malam yang rutin maka situasi di wilayah perkotaan Garut cukup aman sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Mengenai ada tiga wanita yang terjaring pada giat patroli malam ini memang benar, jelasnya. tapi setelah ditelusuri dari ketiga identitas tersebut ternyata mereka masih orang daerah sekitar Garut. Dan saat ditanya dari ketiga perempuan tersebut, Ia berdalih , menurut pengakuannya sedang ada banyak macam keperluan untuk keluarganya,

” akhirnya setelah diberikan pengertian juga binaan mereka dilepas kembali dengan cara diambil oleh pihak keluarganya.” Pungkas Camat Garut Kota.

Editor:Van’s

BAGIKAN