Salah Satu Potret Buram dari Kehidupan Yang Terpinggirkan Oleh Nasib.

117
Ket Foto: Rumah Omi, yang nampak jauh dari kata layak

Wartawan: Indra R/ Ph

GARUT, (KF).- Pada dasarnya kehidupan manusia memang sama mempunyai hak azasi yang sama akan tetapi nasib lah yang terkadang menjadikan perbedaan. Dan ini salah satu dari sekian keadilan Tuhan supaya manusia lebih bertaqwa dan bersyukur atas Rizki yang telah diterima.

Kehidupan Ny.Omi (48 tahun) penduduk Kampung Babakan Ranca Saat Rt.02/09 Desa Cigagade, Kecamatan Balubur Limbagan, mungkin menjadi salah satu potret buram dari kehidupan yang terpinggirkan oleh nasib yang tidak berfihak pada diri dan keluarganya.

Ket Foto: Ibu Omi beserta anak gadisnya.

Setelah mendiang suaminya Wahyudin atau yang sering dipanggil (Uu) meninggal dunia sejak tahun 2012 silam, dalam usianya ke 45 tahun, Kehidupan Omi semakin sulit karena untuk mengurus ke 9 anaknya dengan kerja serabutan dan penghasilan alakadarnya bukanlah hal yang mudah, apalagi dirinya hanya seorang perempuan paruh baya yang penuh dengan keterbatasan.

Saat tim koran-fakta.com pada Rabu(6/12) mencoba berbicang-bicang dengan Omi, dirinyapun mengutarakan harapan, dalam masa kesulitannya untuk menjalani kehidupan. Omi berharap ada uluran tangan baik dari dermawan, atau hamba Allah bahkan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.

“Saya mah hanya orang kampung dan tidak berpendidikan tapi sama mempunyai harapan untuk terus melanjutkan hidup bersama ke sembilan anak-anak saya dan harapan saya kepada Pemerintah tolonglah masyarakat yang keadaannya seperti saya ini diperhatikan, apalagi pak Bupati dan pak Wakil Bupati Garut itu orangnya baik dan suka menolong mudah-mudahan saja suara saya sampai ke telinga mereka.” ucap ibu sambil berlinang air mata.

Ket Foto: kondisi didalam rumah Ibu Omi

Melihat keadaan rumah Omi yang sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak huni ini serta kehidupan sehari-harinya yang jauh dari sebutan keluarga sejahtera sepatutnyalah kita merasa empati pada sesama yang kehidupan sosialnya berada dibawah kita.

Editor: Van’s

BAGIKAN