Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung Adakan Pelatihan Dengan PKL di Garut

253

GARUT, (KF).- SEKOLAH Tinggi Pariwisata NHI Bandung, bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kabupaten Garut gelar pelatihan Higiene dan Sanitasi bagi pedagang kaki lima. Pelatihan yang digelar di Aula Kecamatan Garut kota tersebut, diikuti puluhan pedagang yang ada di setiap daerah, Selasa (26/9/2017) Siang.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab para Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung kepada masyarakat, karena dalam melaksanakan tugasnya dosen harus juga melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi.

“Jadi ada pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jadi bentuk pelatihan ini adalah salah satu tugas kami yang wajib dijalankan untuk pengabdian kepada masyarakat,” Ucap Ita Maemunah, selaku ketua program studi manajemen tata bidang di Sekolah tinggi pariwisata Bandung, saat ditemui wartawan usai kegiatan pelatihan di kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut.

Exif_JPEG_420

Sementara Ketua DPD APKLI Kabupaten Garut, Asep Nurjaman sangat mengapresiasi dengan kegiatan pelatihan yang di prakarsai sekolah tinggi pariwisata tersebut, yang langsung diaplikasikan kepada para pedagang yang ada di daerah kabupaten Garut, dan nantinya akan ditindaklanjuti.

“Kegiatan ini tentu akan ditindak lanjuti secara berkelanjutan, karena kami sudah bekerja sama dengan pihak STPB/NHI untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan, dimana acara ini adalah bentuk supaya kita betul-betul menerapkan tempat atau hidangan yang kita jajakan betul-betul higiene dan bersih,” Ucapnya

Lanjut Asep, Mudah-mudahan program pelatihan tersebut bisa bermanfaat bagi semua khususnya bagi pedagang kaki lima yang ada di kabupaten Garut.

” Mudah-mudahan mereka yang mengikuti pelatihan ini dapat memperoleh wawasan yang nantinya akan diaplikasikan dilapangan dan diterapkan juga kepada PKL yang lain,” Harapnya.

Lebih jauh lagi dikatakan ketua APKLI Kabupaten Garut, pihaknya saat ini sedang fokus membina pedagang yang ada di daerah, sesuai instruksi dari ketua umum pusat, dan kami tentunya memiliki ide ke arah sana untuk membina para pedagang yang ada di setiap daerah-daerah. Karena kami menilai PKL yang berada di daerah tidak pernah diperhatikan atau dibina oleh pemerintah kabupaten Garut.

” Artinya hadirnya APKLI dikabupaten ini, bukan berarti hilang atau cuci tangan permasalah PKL yang ada di kota garut, namun kita fokus dahulu ke daerah-daerah. Agar runtutan program kita ini dapat tercapai,” Ungkapnya. (Indra .R)

BAGIKAN