Sekum DPD KNPI Menilai, Rekrutmen Panwascam Tidak Transparan

226
Ket foto: Sekertaris Umum DPD KNPI Kabupaten Garut Hendra Muttaqin

GARUT, (KF).-DPD KNPI Kabupaten Garut menilai rekrutmen Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Garut tidak transparan dan objektif dalam pelaksanaannya.

“Kami menilai rekrutmen Panwascam ini tidak transparan, salah satunya terkait koodinasi dengan pihak kecamatan yang kurang terbuka,” ucap Sekertaris Umum DPD KNPI Kabupaten Garut Hendra Muttaqin kepada wartawan di gedung KNPI Garut, Minggu (8/10).

Menurut dia, dalam rekrutmen ini pihaknya juga melihat adanya kejanggalan-kejanggalan.

“Ketika kami tanyakan, katanya persyaratan sudah memenuhi yakni perkecamatan sudah ada 9 orang pendaftar. Tapi kenyataan dilapangan ada beberapa kecamatan pendaftar kurang dari 9 orang,” paparnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga melihat banyak PNS yang ikut mendaftarkan diri menjadi Panwascam dengan alasan kurangnya pendaftar. “Kami melihat juga sudah ada kapling-kapling (titipan orang) tiap kecamatan ini,” terangnya.

Melihat hal tersebut, kata dia, pihaknya menyayangkan pelaksanaan rekrutmen Panwascam ini ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan seseorang atau salah satu pihak yang berkepentingan dalam Pilkada serentak 2018 mendatang. “Kalau perekrutannya seperti ini, gimana pelaksanaannya nanti,” ujar dia.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri menampik tudingan tersebut. Menurut dia, pelaksanaan rekrutmen tersebut sesuai aturan yang berlaku. “Kalau menuding seperti itu, tolong buktikan. Kami sudah melaksanakan dengan seobjektif mungkin serta transparan dan terbuka,” ujarnya.

Menurut dia, dalam pelaksanaannya juga, Panwaslu Kabupaten Garut tidak mengetahuinya, karena yang melaksanakan tes tulis ataupun tes yang lainnya itu dilakukan oleh Panwaslu Provinsi Jawa Barat. “Mau ada titipan gimana, yang melakukannya juga provinsi bukan di Kabupaten,” pungkasnya.( Indra R)

BAGIKAN