Selama Empat Tahun Kepemimpinan Jokowi – JK, Diklaim Mampu Menurunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran.

167
Foto istimewa

TASIKMALAYA, (KF).- Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Muhammad Nurdin menambahkan, selama empat tahun masa kepemimpinan Jokowi – JK, diklaim mampu menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, salah satunya melalui program dana desa.

Total hingga tahun keempat, anggaran dana desa sebesar Rp 187 Triliun telah dikucurkan dari kas negara untuk membiayai kegiatan untuk menggerakan potensi dan kesejahteraan masyarakatd esa tersebut. “Tahun depan kita anggarakan sekitar Rp 70 Triliun berarti Rp 257 Triliun,” ujarnya.

Menurutnya, adanya dana stimulus pembangunan masyarakat desa tersebut, mampu memberikan dampak yang cukup signifikan dalam mengurangi angka pengangguran termasuk tingkat kemiskinan di desa yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.

Melalui dana desa, lanjut Nurdin, sekitar 6 juta warga terserap dalam program padat karya dari adanya dana desa. “Karena 30 persen dari dana desa itu diperintahkan untuk padat karya supaya orang-orang di desa bisa bekerja,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, besarnya dana desa yang dikucurkan, telah mampu menurunkan angka stunting atau kerdil pada anak, serta penurunan jumlah desa tertinggal di tanah air secara keseluruhan. “Awalnya pemerintah menargetkan 5 ribu desa tertinggal, namun akhirnya terlampaui hingga sekitar 8 ribu desa,” ujarnya.

Bahkan pertumbuhan desa mandiri pun melampaui target pemerintah yang hanya 2 ribu desa. “Akan ada loncatan penurunan angka-angka kemiskinan dan pengangguran di desa-desa terlebih diakumulasi dengan pembangunan sarana prasarana yang terus berlanjut,” paparnya (***)

Editor : Van’s

BAGIKAN