Sepanjang Kemarau Embung Air Situ Cibadak, Cukupi Kebutuhan Warga Dua Kecamatan Dan Aliri Ratusan Hektar Sawah

79

GARUT, (KF)- Menghadapi musim kemarau tidak semua daerah dikabupaten Garut mengalami krisis air bersih atau kekeringan. Didesa Sindang Galih Kecamatan Tengah, warga masih dapat menikmati segernya air bersih yang keluar langsung dari mata air yang dikenal warga dengan sebutan situ Cibadak .

Sumber mata air alam situ Cibadak ini merupakan mata air yang dipercaya tidak pernah kering meskipun musim kemarau panjang, warga menmanfaatkan mata air ini untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum memasak mandi serta mencuci pakaian. Selain itu embung ini dapat memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.

Tak ingin surut sejak dua tahun lalu warga pun membuat bak penampungan air yang disebut embung agar saat musim kemarau air akan tetap lestari, Dengan menjaga mata air agar dapat mengalir sesuai dengan kebutuhan warga pun dengan menggunakan sistem pipanisasi.

Tidak hanya warga Kecamatan Karang Tengah, warga tetangga yakni Kecamatan Pangatikan pun turut merasakan manfaat melimbahnya air situ Cibadak.Lebih dari seribu kepala keluarga yang berada di Dea Sinang Galih Kecamatan Karang Tengah terpenuhi kebutuhan air.

Kepala PUPR Kab. Garut saat meninjau Embung Situ Cibadak

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruangan(PUPR) Kabupaten Garut mengatakan, PUPR mencatat dari sisi pemenuhan irigasi Situ Cibadak ini mampu memberikan suplisi ke lebih dari seratus hektar lahan pertanian di kecamatan Karang Tengah. Selain itu mengairi pula ke irigasi lainnya sejauh 7 Km seperti ke irigasi Citameng yang dapat mangairi lahan pertanian di Kecamatan Pangatikan sekitar 500 Hektar dan ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Cibatu dan Kecamatan Garut Kota, ujar H Uu Saepudin, pada awak media.

Salah seorang warga Asep Saepin mengaku, keberadaan mata air di embung Cibadak ini sangat bersih dan masih asri.”Embung ini sangat membantu terutama untuk menjaga kelangsungan hidup warga dan lahan pertanian untuk nyiram, airnya bersih alami, mandi cuci disini juga termasuk air minum bisa,”ungkapnya.

Dari 42 Kecamatan di Kabupaten Garut terdapat 288 mata air yang sebagian besar berupa waduk dan situ, hampir setengah dari jumlah itu pemerintah telah membangun embung guna mengantisipasi bencana kering dan krisis air bersih saat musim kemarau.(J Wan)***

BAGIKAN