Setelah Diisukan Terbawa Arus Banjir Bandang Anak Funk Kembali Marak

363

Foto:net Anak-anak Fung
Foto:net Anak-anak Fung
KF.-Setelah diisukan menjadi korban banjir bandang sungai Cimanuk, yang terjadi beberapa bulan lalu, sejumlah anak jalanan yang biasa disebut anak funk kembali marak terlihat di beberapa titik dikawasan perkotaan Garut.

Mereka seperti biasa mengenakan pakaian serba hitam dengan berbagai aksesoris, dan kerap mengganggu kenyamanan bagi penumpang angkutan umum Perkotaan. Mereka ngamen di dalam angkutan kota atau disaat kendaraan berhenti di persimpangan jalan. “Beberapa minggu kebelakang hampir tidak terlihat, kenapa sekarang marak lagi disetiap jalan perempatan bahkan didalam angkutan kotapun sering kali ditemui, saya kira waktu banjir bandang mereka benar terbawa hanyut. Jujur saya merasa resah oleh anak- anak funk tersebut, tapi saya liat saat ini justru makin banyak Anak-anak Fung yang baru,” Kata salah seorang pedagang dikawasan lampu stopan maktal kota Garut, Sabtu(12/11/2016) Sore.

Keluhan yang samapun diungkapkan sejumlah warga di Jalan Perintis Kemerdekaan atau yang tinggal di bantaran Sungai Cimanuk, Kelurahan Pakuwon. Kenyamanan dan keamanan lingkungan mereka terusik dengan kehadiran anak-anak tersebut. Warga pun berharap petugas Satpol PP segera bertindak. “Mestinya Satpol PP itu bertindak tegas, anak-anak jalanan itu ditertibkan.

Lanjut ia katakan mereka sering mengganggu ketertiban umum. Mereka tidur dibawah jembatan, anak funk laki-laki dan perempuan bercampur disana, mandinya juga di sungai cimanuk,” kata Firman warga RT 1/5 Kampung Kantin, Kel. Pakuwon. Singkatnya (Indra R)

BAGIKAN