SMAN-11 Garut Bantah Adanya Pungutan.

767
Ket foto: Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN-11 Garut Tatang Mulyana S.Pd saat ditemui media

Wartawan: Ph

GARUT, (KF).-Seiring desas-desus yang berkembang di masyarakat tentang adanya pungutan dari Sekolah Menengah Atas Negeri 11 Garut kepada siswa yag diwajibkan membeli Buku Kenangan seharga Rp 190 ribu perjilidnya dan pungutan untuk acara perpisahan sebesar Rp.60 ribu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN-11 Garut Tatang Mulyana S.Pd. segera angkat bicara. Mengenai desas-desus yang berkembang di masyarakat dan pernyataan beberapa siswa yang ditanya secara acak yang mengatakan.

“di SMAN-11 Garut memungut sejumlah uang untuk pembelian buku kenangan yang dikeluarkan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN-11 Garut serta pungutan untuk acara perpisahan nanti, itu tidak benar, dan tidak ada sama sekali,” Tegas Tatang saat ditemui media, dikantornya, Rabu(13/12/2017) siang.

Diakui Tatang, sebelumnya memang ada pengajuan dari OSIS yang terdahulu karena OSIS yag sekarang walaupun sudah dipilih akan tetapi belum efektif bekerja karena belum dilantik.

“Numun untuk hal tersebut fihak Sekolah menolak dengan tegas dengan alasan bahwa itu akan memberatkan para orang tua siswa dan tidak dibenarkan oleh peraturan, karena anggaran seperti itu sudah ada di Rencana Anggaran Pembagunan dan Belanja Sekolah (RAPBS) bahkan pernah OSIS mengajukan keinginan untuk berfoto di luar kota Garut dan kami menolak dengan tegas permintaannya karena menurut hemat saya harus difikrkan juga aspek cuaca dan aspek biaya pula” ujarnya.

Lanjut dikatakan, jika menyangkut tentang biaya kegiatan untuk Sekolah itu sudah dianggarkan dalam Rapat Anggota Komite Sekolah (RAKS) dan fihak sekolah selalu bersinergi dengan Komite Sekolah apabila sudah menyangkut pada anggaran kegiatan.” Pungkasnya.

Editor : Indra R

BAGIKAN