SMKN 1Garut Juara Futsal SMA/SMK Se-Jabar

434
Team Futsal Smkn 1 saat menerima tropi bergilir

KF, -Para pemain Tim Persib “Maung” Bandung  memeriahkan puncak final futsal SMKN 1 Garut di Gelanggang Olahraga Garuda Hitam SMKN 1 Jalan Cimanuk Garut. Dalam kesempatan kegitan tersebut Pelatih Persib djajang Nurjaman membawa punggawanya seperti  Atep, Febri Hariyadi, Hariono, Sergio van Dijk, Tantan, Kim Kurniawan dan I Made Wirawan. Puncak final kejuaraan futsal selain dihadiri pemain Persib juga dihadiri Wabup dr Helmi Budiman dan Kadispora Kab Garut Drs Kuswendi,  untuk kali ketiga ini,  juara Futsal dimenangkan tuan rumah Tim SMKN 1 Garut saat melawan Tim SMA Yadika Cicalengka, Kabupaten Bandung,  Selasa (22/11/2016). juara pertama mendapat medali dan tropi sekaligus uang pembinaan sebesar RP 10.000.000,- dan  Piala bergilir.

Sementar itu saat ditemui Pelatih Persib Bandung, H. Djajang Nurjaman menegaskan, pemain depan asal Garut, Yandi Sopian Munawar kwalitasnya tidak jelek. Tapi dia hanya kalah bersaing saja dengan pemain asing yang ada di Persib Bandung.

 “Yandi itu pemain muda berbakat, dia bagus. Suatu saat nanti, Yandi pasti akan dimainkan seperti halnya pemain muda lainnya seperti Febri. Namun untuk saat ini dia terus berlatih dan berlatih. Tak apalah nanti juga Yandi pasti akan diberi kesempatan,” kata Jajang usai menghadiri babak final Futsal antar SMA/SMK Se Jawa Barat di SMKN I Garut, Selasa (22/11/2016).

Djanur bersama H Dadang Johar saat wawancara
Djanur bersama H Dadang Johar saat wawancara
Menurut dia, pada tahun 80 an di era Perserikatan pemain Persib banyak dari Garut, seperti Adeng Hudaya, Uut Kuswendi, Nya Nyang Herdiana, dan lainnya. Namun, di era ISL justru dari Garut ini minim pasokan pemain, terahir Zaenal Arif, Giman Nurjaman, dan beberapa pemain lainnya. Bahkan kali ini dari kota dodol hanya menyumbangkan satu pemain, yaitu Yandi Sopian Munawar, adik kandung Zaenal Arif.

“Kalau dulu kita tahu dari Garut itu banyak menyumbangkan pemain-pemain bagus seperti Adeng, Uut yang bergabung dengan Persib dan main dengan saya,” katanya. Mantan pemain Depan Persib Bandung itu berharap, dengan diadakannya turnamen futsal ini dapat muncul bibit-bibit pemain muda asal Garut yang bisa bersaing dengan pemain asing.

 “Garut memiliki sejarah yang sangat baik dengan Persib dan juga tim nasional, terutama dengan banyaknya pemain Persib asal Garut. Bibit muda pesepak bola asal Garut sangat bagus. Tadi juga saya lihat banyak yang berpotensi menjadi pemain sepak bola profesional,” katanya. Menurut Jajang, sekarang ini tinggal

bagaimana Pemerintah daerah dan Persigar serta instansi terkait lainnya melakukan pembinaan bibit-bibit muda yang potensial tersebut dengan benar. Dalam artian sarana dan prasarana di Garut pun tentunya harus diperhatikan, seperti lapang atau stadion yang mumpuni. Janur begitu dia disapa berharap sejarah Persib yang lalu dihuni oleh pemain – pemain asal Garut dapat kembali terulang.

 Sementara itu, Kepala SMKN 1 yang juga Ketua Persigar, Dadang Johar Aripin bersyukur jalannya turnamen futsal antar SMA/SMK Se Jawa Barat Tahun 2016 ini berjalan sukses. Artinya, sukses dalam penyelenggaraan dan sukses pula dalam prestasi. Karena juara satu diraih oleh SMKN I Garut setelah dalam babak final mengalahkan Tim SMA Yadika Cicalengka Kab. Bandung dengan skore 2-1. Dadang jugabangga, karena pemain Persib Bandung dapat kembali datang ke SMKN I. Selain diharapkan dapat memberikan motivasi kepada anak didiknya, juga para pemain Persib memberikan hiburan sekaligus pelajaran yang sangat berharga.

 “Anak-anak tentunya banyak mendapatkan pelajaran penting tentang sepak bola profesional, dan itu hal yang jarang didapatkan,” katanya.(J Wan/Dra R)

Poto bersama pemain Persib Bandung
Poto bersama pemain Persib Bandung
BAGIKAN