Soal Ujian Nasional SMP/MTs, Tiba Di Kabupaten Garut

77
Kepala bidang dikmen pada dinas pendidikan kabupaten Garut. Totong (foto istimewa)

GARUT,(KF).- Naskah soal Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMP/MTs di Kabupaten Garut sudah datang di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan no.179, Kel Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis malam (19/04/2018)

” Ujian Nasional tahun 2017/2018, mengacu berdasarkan peraturan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2017, tentang penilaian hasil belajar, dan peraturan Badan Standar Nasional (BSNP) nomor 004/P/ BSNP/ XI /2017 tentang Prosedur Standar Nasional (POS) serta peraturan BSNP nomor 0045/ P / BSPN/XI/ 2017 tentang penyelenggaraan Ujian Sekolah Berdasarkan Nasional (USBN) tahun 2017/2018 jenjang SMP dan MTs,” Ucap Kabid Dikmen, Dinas Pendidikan ( Disdik) Kab Garut H Totong, pada sejumlah awak media

Lanjut Totong, jumlah peserta penyelenggara UN tingkat SMP /MTs di Kabupaten Garut mencapai 366 SMP dan 280 MTs, dengan jumlah didik sebanyak 33.057 orang siswa SMP dan 14.860 orang siswa MTs,

” UN jenjang SMP/MTs ditahun 2018, untuk UNBK ada kenaikan dibandingkan tahun 2016/2017 yang tadinya 3 % menjadi 15 %,” ujarnya.

Poto: saat penyerahan soal UN SMP/MTs kepada Kabid Dikmen , H Totong

Ia mengakui, Ada dua teknik di UN ini, yaitu UNBK dan UNKP. dengan rincian 39 SMP dan 34 MTs yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sedangkan 327 SMP dan 246 MTs melalui teknik Ujian Nasional Kertas Pinsil (UNKP), ungkapnya

Totong menambahkan, UN ini akan dilaksanakan hari Senin tanggal 23 hingga Kamis tanggal 26 2018, secara serentak baik UNBK maupun UNKP di seluruh pendidikan di jenjang SMP/ MTs,

” untuk mapel nya sendiri ada empat diantaranya Matematika, IPA, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Sedangkan Untuk UNBK dibagi ditiga sesen pagi, siang dan sore,” tandasnya.

Lebih jauh Totong Menjelaskan, Naskah soal UN untuk kabupaten Garut titik bongkarnya berada di urutan ke 17 di Jawa Barat.Soal UN harus beres malam ini dan harus di hari kerja,
” kita cuman mempunyai 2 jam sebagai titik bongkar pos UN ini, nantinya akan langsung didistribusikan ke 8 rayon dan KK Madrasah. Dengan pengawasan, pengawalan serta mendapatkan pengamanan dari kepolisian”, terangnya.

Totong mengucapkan terima kasih nya kepada pihak kepolisian yang telah membantu kami sebagai tugas negara dan UN ini harus kita sukseskan, paparnya.

Penulis : J Gunawan

Editor. : VAN’S

BAGIKAN