Subhanalloh,  Pengusaha “Tiga Saudara”  Ini Wakafkan Masjid dan Lahan Untuk DMI Kota Tasik

126

Koran-Fakta.com, (Kota Tasikmalaya) – Berangkat dengan niat tulus dan mendapat Ridho Alloh SWT, seorang pengusaha asal Kota Tasikmalaya, H. Dindin Saefudin pengusaha alat alat konveksi dan jahit “Tiga Saudara” mewakafkan Masjid dan lahan untuk keperluan Kantor Gedung Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tasikmalaya.

Lahan seluas kira kira 25 bata tersebut,  kini gedung yang berlantai 3 itu telah berdiri dengan megah di Jl. Letjen Mashudi No. 99 Kp. Gunung Dalima RT. 01 RW 07. Kelurahan Setiaratu Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulilah Niat kami dan keluarga untuk mewakafkan Masjid dan lahan kepada Pemkot melalui DMI Kota Tasikmalaya, dapat terlaksana. Awalnya kami bingung dan khawatir jika lahan yang kami wakafkan diberikan ke warga takut kedepannya diperjual belikan, tapi sekarang lega,  mudah mudahan jika di wakafkan ke Pemerintah Kota (DMI) Inshaa Alloh Aman dan Amanah, ” ungkap H.Dindin kepada koran-fakta.com dikediamannya,  Kamis (17/9/2020) sore

Adapun lahan yang di wakafkan untuk DMI Kota Tasikmalaya, masih kata dia, berada tepat disamping masjid Rohmatudin yang sebelumnya telah dibangun 5 tahun lalu.

“Sehubungan disamping ada lahan masih kosong untuk membangun sebuah kantor atau gedung,  maka sekalian saja dibangun gedung DMI Kota Tasikmalaya yang berdampingan dengan Masjid Rohmatudin yang sama sama kami wakafkan untuk DMI, ” papar suami dari Hj. Rohmanah itu.

Menurut H.Dindin, untuk Pembangunan Masjid,  keluarganya menghabiskan anggaran sekitar Rp.1 Milyar. Sedangkan untuk gedung DMI dibangun baru satu tahun ini.

“Kalau Gedung DMI dibangun pada Tahun 2019 lalu dengan biaya oleh pihak DMI melalui bantuan Gubernur. Dan Sekarang gedung DMI ini sudah selesai tinggal menunggu peresmian saja,” ucapnya.

Awal muasal pembangunan Gedung DMI Kota Tasikmalaya,  menurut H.Dindin, saat itu dirinya didatangi rekannya yang kebetulan salah satu penghubung pihak dari DMI. Awalnya rumah yang berada di Jl. Lengkong miliknya akan dibeli oleh pihak DMI. Karena tempat tersebut jauh dari masjid,  akhirnya H.Dindin menawarkan niat baiknya,  agar lahan miliknya di Jl. Letjen Mashudi yang sudah ada berdiri Masjid akan di wakafkan kepada pemerintah melalui DMI.

“Setelah disepakati, akhirnya saat itu saya dan isteri beserta ketiga anak menandatangani surat perjanjian wakaf bersama pihak DMI yakni pa Tatang dan Pa Udin. Mudah mudahan wakaf saya ini aman dan amanah tidak untuk diperjual belikan jika di pegang oleh pemerintah, ” tegas H.Dindin sambil mengajak wartawan melihat ukuran luas lahan yang diwakafkan.

“Ayenamah tos plong,  mudah mudahan masjid dan lahan yang kami wakafkan ke pemerintah melalui DMI ini akan aman dan kedepannya bisa menjadi lahan amal jariyah buat keluarga kami, ” pungkasnya dengan logat bahasa sunda yang kental. (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN