Sumarni Rifemi : Internasionalkan Produk Asli Garut, Melalui Garut Kulit

272
Ket foto: Sumarni Rifemi, Founder of Garut Kulit (GK)

Wartawan : Indra R

GARUT, (KF).- Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tepatnya Sukaregang adalah salah satu sentra pembuat produk olahan kulit terbaik di Indonesia. Hal tersebut tentunya dapat dibuktikan dari banyaknya Wisatawan mancanegara yang menaruh hati pada kualitas kulit Sukaregang.

Salah satu produk berbahan kulit yang sedang diminati adalah tas, sepatu, dompet dan jaket. Tas wanita menjadi salah satu produk pilihan favorit para pelancong.

Hal tersebut ditegaskan, Sumarni Rifemi,(27 Tahun) Wanita berkulit putih asli Garut, berparas cantik yang merupakan Founder dari Garut Kulit (GK), yang beralamat di Tanjung Mas Raya, D6/23 Jakarta Selatan.

Wanita yang akrab dipanggil Ani ini mengaku dirinya menekuni bisnis Produk berbahan kulit asli Garut dimulai sejak tahun 2014 lalu dengan dibantu sang kakak dan kakak ipar, Tina Arica sebagai co-Founder dan Indra Arica Rahman yang merupakan salah satu pejabat dilingkungan Pemkab Garut sebagai penasehat. Awalnya Indra memberi ide kepada adik iparnya untuk berjualan produk kulit di lingkungan kantor.

“Dulu sebelum terjun mendalami usaha, saya pernah bekerja di Schlumberger selama 4 tahun, nah dari relasi (link) sejawat dulu saat bekerja di tempat tersebut akhirnya saya bisa memanfaatkannya, hingga produk kulit saya saat ini bisa di ekspor sampai Afrika, bahkan kini telah melakukan kontrak dengan Alibaba.com,” Katanya, saat dihubungi melalui WhatsApp pribadinya, Jum’at (17/11/2017) Siang.

Ket foto: Sumarni Rifemi istri dari Yasser Putra rifemi
Alamat Kantor Garut Kulit, Tanjung Mas Raya d6/23 Jakarta Selatan.

Lulusan Matematika ITB ini mengatakan, Garut Kulit bahkan kini tengah bekerja sama dengan lebih 10 pengrajin dan pengusaha (UMKM) kita masuk pada tupoksinya sesuai dengan kapasitas keahliannya seperti pembuatan tas, jaket, dll yang bahannya asli kulit.

“kualitas dan keaslian produk sudah tidak diragukan lagi karena produksi kami sudah merambah market keberbagai negara. Karena melihat sangat menjanjikan dan akhirnya mulai berjualan melalui bisnis on-line (medsos) seperti Instagram, Website garutkulit.com, bahkan dari situ pula responpun mulai naik” ujarnya.

Dikatakannya, pada awal tahun 2016 lalu kami mulai memasuki pada retail dengan pengenalan melalui iklan-iklan, bahkan untuk pemesanan sendiri konsumen bisa langsung tentukan model sesuai dengan yang di inginkan. Jika ingin hasilnya 100% mirip kami menyarankan agar konsumen mengirimkan sampel langsung ke alamat kami, Website GarutKulit.com.

Bahkan untuk sample dalam bentuk gambar juga bisa dikirim ke bbm, WhatsApp atau email dengan syarat gambar yang detail yaitu tampak depan, tampak pinggir, tampak belakang serta tampak dalam dan juga dengan dimensinya, namun kebanyakan tergantung kemauan konsumen.

“Setelah kami menghitung seberapa rumit dan banyaknya material yang digunakan untuk tas pesanan konsumen, kami baru menginformasikan harga untuk tas tersebut. Jika harga deal, konsumen diwajibkan deposit 10% sebagai tanda jadi” ucapnya.

Kini, bukan hanya satuan, GK juga banyak menerima order kantor-kantor dalam jumlah banyak. Misalnya untuk keperluan souvenir dan hadiah.

Lebih jauh lagi dikatakan, istri dari Yasser Putra Rifemi yang merupakan putri Garut ini memiliki misi dalam bisnis yang ditekuni tersebut ingin menginternasionalkan Kulit asli Garut.

“Kita ketahui bersama, kebanyakan UMKM terganjal bahasa untuk Go International. Saya membantu menjembatani rekan-rekan untuk bisa maju bersama memperkenalkan produk nasional ke luar negeri. Saya ingin kulit Garut tidak kalah dengan kulit Italia. Perlu kerja keras dan profesionalisme tinggi yang harus saya dan rekan-rekan lakukan untuk mewujudkan impian itu,” paparnya.

“Sekarang Garut Kulit masih dalam masa pengembangan Tapi walaupun masih dikatakan anak kemaren sore alhamdulillah tahun 2016 GK mendapatkan penghargaan dari Bupati Garut sebagai Pelopor Inovasi Bisnis Kulit Online yang di terima oleh Kakak saya sebagai Marketing Director. Mudah-mudahan banyak kejutan lagi yang lebih mengglobal”. Harapnya

Editor : J.Wan

BAGIKAN