Team Medis Hilmi FPI Mengobati nenek 80 tahun terinfeksi sengatan kalajengking

120

TASIKMALAYA, (KF)-Team Medis Hilmi (Hilal Merah Indonesia) DPW FPI Kota Tasikmalaya mengunjungi seorang nenek di kp Pasantren Desa Sukamahi Kec Sukaratu Kab Tasikmalaya, Minggu (17/2/2019) pagi tadi.

Kunjungan ini berawal dari laporan masyarakat ke Hilmi FPI, bahwa ada seorang nenek (ma ici 80 thn) terbaring sakit di daerah Sukaratu karena terinfeksi setelah kakinya disengat kalajengking. Saat team Hilmi FPI datang, kaki sang nenek dalam kondisi membengkak dan kulitnya melepuh.sehingga sang nenek tidak bisa kemana mana, hanya terbaring di rumah kecilnya yang sangat sederhana, ungkap Ust M Rahman Bendahara Hilmi FPI Kota Tasikmalaya.

Beberapa waktu yang lalu nenek tsb tersengat kalajengking sampai ahirnya kakinya membengkak dan menurutnya rasanya sangat nyeri. Kulit kaki melepuh sehingga nenek tsb hanya bisa berbaring saja di rumah, tutur Ma Ici (80 tahun) kepada team Hilmi FPI.

Ketika ditanya, kenapa tidak segera berobat ke dokter, dengan mata berkaca kaca Ma Ici menjawab, “sanes teu hoyong lalandong ka dokter, atuda ema teh bingung bade ti mana artos kanggo mayarna, jamkesmas oge ema mah teu gaduh, mung pasrah we calik di bumi”, (Bukannya tidak mau berobat ke dokter, tapi saya bingung dari mana uang untuk membayarnya, jamkesmas juga saya tidak punya, jadi saya cuma bisa pasrah saja tinggal di rumah), keluh Ma Ici dengan logat khas sundanya.

Mendengar keluhan tersebut, Ust Arif Budiman.S.KM ketua Hilmi FPI Kota Tasikmalaya, segera menurunkan Team Medisnya dipimpin Ust Asep ke lokasi. Kondisi kaki pasien cukup memprihatinkan, mungkin terlalu lama dibiarkan, sehingga infeksinya makin parah, ungkap Ust Arif di kediaman Ma Ici yang tinggal sendirian di rumah kecilnya, karena satu satunya anak ma Ici telah wafat setahun yang lalu di Jakarta.

Ditanya terkait penanganan luka Ma Icih, Ust Asep menjelaskan bahwa penanganan pertama yang dilakukan oleh Hilmi FPI adalah pemberian obat yang diharapkan bisa mencegah infeksi makin meluas. Mudah mudahan obat obatan yang kami berikan syukur syukur bisa membuat kaki ma icih sembuh, setidaknya bisa mengantisipasi makin menjalarnya infeksi yg telah membuat kaki membengkak dan kulit melepuh.

Ditemui di lokasi Tausiyah & istighosah majlis ta’lim at taqwa Cibatu minggu (17/02/2019) siang tadi, Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya mengharapkan Pemerintah mestinya pro aktif hadir di tengah kesulitan warganya, terlebih di kalangan warga yang tingkat ekonominya kategori pra sejahtera. Saat kondisi yang emergency, persyaratan formal seperti KTP, Jamkesmas dan yang lainnya bisa ditunda dulu, mengingat pasien seperti Ma Ici perlu penanganan segera, tuturnya saat diwawancara Team MF sesaat setelah turun dari podium.

Team Hilmi FPI Kota Tasikmalaya, berencana akan membawa Ma Ici ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut. Bagi para donatur yang berkenan membantu biaya pengobatan ma Ici, bisa menemui Pengurus Hilmi FPI Kota Tasikmalaya, pungkas Ust Arif Budiman.S.KM.

Jurnalis : Tono Efendi

Editor. : J Gunawan

BAGIKAN