Terkait Robohnya Saluran Irigasi Sukamandi,  Besok Bidang PSDA Akan Tinjau Lokasi

67

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya) Terkait robohnya saluran irigasi di blok Gunung Eurih (Leuwidahu) yang bersumber air dari irigasi teknis Sukamandi, Kec. Indhiang, Kota Tasikmalaya,  yang menurut warga sudah lama dalam beberapa tahun ini seolah dibiarkan “amburadul”,  ternyata membuat pihak Dinas PUPR  Kota Tasikmalaya melalui Bidang PSDA langsung tanggap atas laporan warga dan petani disekitar tersebut.

“Insha Alloh,  Besok Selasa (28/7/2020) selepas apel pagi,  kami bersama tim PSDA akan meninjau ke lokasi. Terima kasih atas laporan warga dan rekan media yang telah ikut memantau serta memberikan masukan atas situasi keadaan atas laporan warga, ” ucap Kabid PSDA Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Yadi Kustiman, ST saat ditemui diruang kerjanya,  Senin (26/7/2020) pagi tadi.

Menurut Yadi,  sebetulnya saluran yang roboh tersebut sudah masuk dalam program DAK Tahun Anggaran 2020 sekarang ini, namun akibat pandemik corona,  program DAK untuk perbaikan irigasi disekitar tadi ditangguhkan. 

Namunpun demikian,  pihaknya berjanji akan memprioritaskan agar kegiatan program ini  bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Yang jelas kita akan cek dan dikaji langsung ke lokasi. Karena bisa saja hal ini jadi skala prioritas dalam perbaikan untuk tahun ini,” ujar Yadi yang didampingi Heru Staff Bagian Tekhnis di Bidang PSDA.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dadan Daruslan, yang juga Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sadar Bakti Kecamatan Indihiang  mengaku sudah cukup lama irigasi tersebut dibiarkan tanpa perbaikan.

“Dengan kondisi seperti itu,  jelas sangat berdampak terhadap kurang debit air. Sehingga wajar, kalau kolam-kolam yang ada di ujung dari lokasi robohnya saluran irigasi tersebut mengalami kekeringan. Karena air tidak akan sampai ke ujung,” ujar politisi PBB ini saat dimintai tanggapannya kepada wartawan. (Tono Efendi/tom)

BAGIKAN