“Tetap Bugar Tetap Beramal” Dan Asosiasi PSSI Kabupaten Garut Santuni 60 Anak Yatim

92

Koran-Fakta.com, (KF).- Bertempat di Mesjid Attarbiah, Kp. Babakan Jaksi, RT 05 / RW 03, Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Asosiasi PSSI Kabupaten Garut memberikan santunan kepada 60 orang anak Yatim, Selasa (26/05/2020)

Bakti sosial tersebut mengusung tema, “Tetap Bugar Tetap Beramal”.

Pemberian santunan diberikan secara simbolis oleh Ketua Askab PSSI Garut H. Amirudin Latif. Nampak dihadir diacara tersebut, Para Pengagas program “Tetap Bugar Terap Beramal”, yaitu Budi Kurnia (coach), Kades Jati Agus Salim, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Para Penggiat sepak bola serta undangan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Budi Kurnia menjelaskan bahwa kegiatan atau Program ” Tetap Bugar dan Tetap Beramal” ini di laksanakan di 10 hari Ramadhan terkahir jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H,

“saya dengan rekan rekan alumi/mantan Persigar (Nunu Yanuar pribadi, Muhamad Ishak, Randi Haryadi, Tedy Kurnia, Ajam Sufi, Andri Achmad Gumilar ) membuat kegiatan itu, terlebih di masa pandemi covid-19 bagai mana caranya bisa menjaga kebugaran tubuh untuk tetap stabil, disamping itu bisa beramal”, ucap budi

Coach Budi Kurnia, yang masih terikat kontrak Persis Solo, dan tahun kemaren PSMS Medan sama PSIS Semarang, awalnya merasa pesimis dihari ke lima program, donasi yang terkumpul baru Rp. 700.000. namun tidak menyurutkan niat nya yang ingin berbagi dan beramal di tengah himpitan ekonomi saat ini.

Budi yang sekarang menjadi pelatih Fisik Persis Solo liga 2, mengatakan awalnya kami akan memberikan hasil donasi tersebut untuk 20 orang, namun tidak disangka, sehari sebelum Lebaran dana yang terkumpul sebesar Rp. 11.955.000,” Alhamdullilah kita bisa memberikannya kepada 60 orang yatim,” Tuturnya

Ketua Asosiasi PSSI Kab Garut H Amirudin Latif dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan dan program tersebut yang di prakarsai oleh sdr Budi Kurnia.

Pigur Budi Kurnia yang asli kelahiran Garut telah melintang pengalamannya dan bisa berkiprah di tingkat Nasional baik liga 1 dan 2, hal ini menjadi motivasi bagi kita semua terutama para pelaku dan penggiat sepak bola yang masih bisa berpikir dan berbagi amal dan dapat berkreasi di tengah matinya kegiatan sepak bola akibat covid-19.

Lanjut Amir ditengah keterbatasan Asosiasi PSSI Kab Garut masih bisa ikut partisipasi dalam menyantuni anak yatim khususnya di kp Babakan Jaksi Desa Jati Kec Tarogong Kaler.

“Kita jangan pernah merasa takut menghadapi kenyataan, untuk membuat senyum di Hari Idul fitri, terlebih dalam kondisi pandemik Covid-19”.pungkasnya (**)

Sumber: Humas Askab PSSI Garut

BAGIKAN