Tidak Bisa Menunjukan Dokumen Resmi,  Tujuh Calon TKI Asal Garut Dipulangkan.

70
Ket Foto : Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia, melalui Subdit Kelembagaan BPTKN memulangkan sebanyak 7 orang Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Garut (foto oleh : J.Gunawan) 

GARUT, (KF) – Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia, melalui Subdit Kelembagaan BPTKN memulangkan sebanyak 7 orang Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Garut yang terkena Sidak dipenampungan pemberangkatan, Mereka kedapatan tidak bisa menunjukan dokumen resmi.

Pantauan dilapangan kedatangan rombongan Kelembagaan BPTKN dan calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) itu diterima langsung Kepala Disnaker Garut H Tedi di komplek Islamic Canter Jl Pramuka , Kecamatan Garutkota, Rabu (15/05/2019)

Utusan Kemenakertran Subdit Kelembagaan BPTKLN, Darmo Susilo menyampaikan kedatangannya ke Garut dalam rangka penyerahan calon TKI asal Garut yang hendak berangkat ke Timur Tengah tanpa dokumen resmi.

” Hasil dari Pemeriksaan Tim Pusat ada beberapa Calon TKI yang ada di penampungan Ilegal untuk diberangkatkan ke Timur Tengah tanpa dokumen resmi, yang didalamnya ada 7 warga asal kabupaten Garut”, terang Darmo.

Sambung Darmo, kini ke 7 calon TKI ini kami serahkan ke Disnaker Garut untuk dipulangkan ke kampung asal masing – masing.

Sementara itu Kepala Disnaker Garut H Tedi mengatakan, sebelumnya Disnaker Garut menerima informasi hasil Sidak pusat di tempat – tempat penampungan calon TKI, dari info yang diterima ada 7 warga asal kabupaten Garut yang berhasil diamankan di tempat penampungan TKI ilegal.

” Kemarin saya berkoordinasi ke kemenaker, alhamdulillah hari ini diantar langsung dengan didampingi Subdit kelembagaan BPTKN Kemenaker”, kata Tedi.

Lanjut Tedi, dari 7 calon TKI yang dipulangkan berasal dari 5 kecamatan diantaranya kecamatan Cibalong, Pameungpeuk, Cilawu, Wanaraja dan Garut Kota.

” Hari ini juga kita pulangkan ke daerah asal masing – masing, namun sebelumnya kita berikan arahan dan pembinaan, saya juga menghimbau kepada warga masyarakat Garut yang hendak kerja ke Luar Negeri untuk selalu berkoordinasi dengan Disnaker, sehingga teehindar dari para calo penyalur TKI ilegal” pungkasnya. ( J Gunawan)

Editor : Dra R

BAGIKAN