Tiga Gedung Di RSUD Garut, Dialih Fungsikan Jadi Ruang Isolasi Pasien Positif Covid

57
Ket Foto : Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr Slamet Garut dr Zaini Abdillah saat ditemui wartawan. (Foto oleh : Indra R)

Koran-Fakta.com (KF).- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut yang hingga kini masih terjadi, memaksa pihak management RSUD dr Selamet Garut harus berpikir keras guna mengatasi tingginya kasus positif Covid-19 yang saat ini sudah menembus diangka lebih dari 1200 kasus.

Kabid Pelayanan Medis RSUD dr.Selamet Garut dr.Zaeni Abdillah mengemukakan sebagai rumah sakit rujukan yang mengacu pada peraturan kemenkes, pihak rumah sakit sudah mengambil langkah-langkah guna mengatasi tingginya penyebaran kasus positiv covid 19.

“ Selain membentuk tim khusus kami juga melakukan pemenuhan dari aspek prasarana, diantaranya menambah dan mengalih fungsikan tiga gedung baru perawatan pasien umum masing masing gedung cempaka dan gedung puspa menjadi ruang isolasi bagi pasien Positif Covid,” kata Zaeni dirung kerjanya, Rabu (18/11/2020).

Selain itu pihaknya juga dikemukakan Zaeni menambah ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tambahan yang berada di belakang RSUD tepatnya bersekatan dengan ruang puspa utama.

“ Dengan bertambahnya tiga gedung baru, total tempat tidur untuk perawatan positif Covid bagi pasien PDP dengan gejala sedang dan berat tersebut kapasitas menjadi 100 tempat tidur (bad),” katanya.

Sementara bagi pasien positif Covid tanpa gejala (OTG) dirujuk kerumah sakit unum lainnya seperti rumah sakit Medina.

“ Untuk menghindari over kapasitas pasien covid 19 untuk yang tidak bergejala di rawat dirumah sakit Medina dan ada gedung eks BKKP yang tiak jauh lokasinya dari rumah sakit dr selamet Garut,” tuturnya

Sambung Zaeni, dari asfek SDM semua tenaga medis baik dokter maupun perawat sudah mumpuni dalam hal penangam covid 19.

“ Dokter dan perawat yang ada dilembaga kami dipastikan sudah bersertifikat kopetensi hanya saja jumlahnya masih terbatas,” pungkasnya. (Indra R)***

Editor : Van’s

BAGIKAN