TPA Pasirbajing Akhirnya Dibuka Kembali, Pemkab Garut Sepakat Dengan Warga

526

KF.-Sebelumnya diberitakan. Ratusa Warga Yang berada diwilayah Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Pasir Bajing  tepatnya Warga Kp.Leuweung Tiis, Desa Sukaraja Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut Jawabarat. Sempat memblokade Jalan Menuju akses Tempat Pembuangan Akhir Pasir Bajing Lantaran selama ini pihak Pemkab Garut dituding tidak pernah menempati janji untuk melakukan penutupan TPA tersebut. Namun setelah adanya negosiasi Antara Pemerintah Kabupaten Garut melalui Bupati Garut Rudy Gunawan dengan Warga Setempat akhirnya akses jalan tersebut dapat dibuka kembali.

Namun kini Pemkab Garut, meyakini kalau sampah yang sebelumnya menumpuk disetiap Tempat Pembuangan Sementara, baik yang ada didaerah atau perkotaan, sudah bisa diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing.

” Saat ini, setelah adanya negosiasi yang dilakukan Bupati Garut, bersama dengan warga sekitar Pasirbajing, sampah-sampah sudah mulai berangsur dilakukan penarikan dari setiap Tempat Pembuangan Sementara untuk dibuang kembali ke Tempat Pembuangan Akhir Pasirbajing,” Kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Garut, Asep Suparman, Selasa (03/1/2017) Siang.

Lanjut Asep sebelumnya tidak bisa dilakukan penarikan karena adanya penutupan akses jalan oleh warga sekitar Pasirbajing, sebanyak 200 ton sampah, menumpuk disetiap TPS yang tersebar di Kabupaten Garut. Namun saat ini sudah mulai ditarik kembali dan dibuang ke TPA.

” Sejak malam tadi, pihaknya sudah mulai melakukan penarikan sampah yang berada di TPS-TPS, termasuk sampah yang menumpuk di kawasan perkotaan,”

Sementara ditempat terpisah, Bupati Garut, Rudy Gunawan SH, MH, membenarkan, dengan telah dilakukan proses negosiasi dengan warga, yang sempat melakukan pemblokiran jalan. Yang mana sebenarnya pihak Pemkab Garut, telah memenuhi tuntutan mereka, yakni menginginkan dibangunkan Tempat Pemakaman Umum (TPU), di wilayah tersebut.

” Kami akan sediakan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) warga termasuk dengan penataannya,”

Terkait dengan tuntutan warga sekitar yang meminta TPA Pasirbajing untuk ditutup, pihaknya juga memiliki komitmen yang sama dengan mereka. Namun hal tersebut bisa terlealisasi bilamana TPA Legoknangka yang disediakan pihak Provinsi Jawa Barat sudah bisa digunakan.

” Kami sepakat dengan warga sekitar, kalau TPA Pasirbajing tidak dijadikan lagi sebagai tempat pembuangan akhir. Tetapi kan itu harus menunggu dahulu TPA Legoknangka, apakah sudah bisa dipergunakan atau belum.”Ujarnya

Untuk mempercepat keinginan warga tersebut, pihak Pemkab Garut akan melayangkan surat pada pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk mempertanyakan penggunaan TPA Legoknangka, yang berada di kawasan Kabupaten Bandung tepatnya di wilayah Nagreg.

” Secepatnya kami akan mempertanyakan pada pihak Provinsi Jawa Barat,” Singkatnya.(dra R)

BAGIKAN