Unggul Diangka 444 Suara, Warga Netizen Lebih Percaya Kang Jamil Pimpin Kabupaten Tasikmalaya

499

Koran-Fakta.com, (KF). – Sebagai pituin keturunan keluarga besar ponpes KH. Zainal Musthafa Sukamanah Kabupaten Tasikmalaya, Ir.Nanang Nurjamil, MM (Kang Jamil) kembali menyatakan kesiapannya untuk maju di Kabupaten Tasikmalaya yang rencananya akan digelar tahun 2020 mendatang.

“Jika ada partai politik yang mencalonkan saya, Insya Allah saya siap lahir bathin untuk ikut berkompetisi dalam pilkada apalagi di kampung halaman saya sendiri, Kabupaten Tasikmalaya, tentunya kompetisi yg sehat, normatif dan etis, artinya saya tidak akan maju jika harus bertarung dengan menghalalkan segala cara, misalnya bermain politik uang. Meski kata banyak orang itu hal yg mustahil diera politik zaman sekarang ini untuk tidak bermain politik uang, ” ujar Kang Jamil kepada koran-fakta.com melalui pesan singkat melalui Whats App pribadinya, Selasa (17/9/2019) pagi.

Ketika ditanya apakah tidak sulit maju dipilkada tanpa politik uang, kang Jamil kembali menegaskan, Politik uang itu adalah bentuk kemaksiatan dan kezaliman, karena itu meski sulit tetap harus dilawan dan diberantas, kalau kita ikut-ikutan bermain Politik uang hanya demi kepentingan untuk meraih kemenangan, lalu kalau begitu dimana nilai integritas kita sebagai calon pemimpin ?, ungkap Aktivisi Tasikmalaya yang dikenal peduli dan sering memperjuangkan hak para buruh dan tenaga kerja di Tasikmalaya itu.

Lebih lanjut Kang Jamil menegaskan, jika poltik uang terus terjadi, jangan bicara tentang integritas dan nilai nilai moralitas kepada rakyat, karena seorang pemimpin itu wajib memberikan suritauladan kepada rakyat yang dipimpinnya. Politik uang itu telah terbukti selama ini menjadi biang dan tumbuh suburnya prilaku para pejabat pemimpin yang korup, di negeri ini, tegasnya.

Kang Jamil juga menyampaikan harapan, agar siapapun Bupati Kabupaten Tasikmalaya terpilih nanti bisa membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat Tatar Sukapura, terutama menyangkut kesejahteraan dan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana pendidikan serta kesehatan.

“Saat ini ada sekitar 600 km lebih dari total panjang jalan 1.303 km di Kabupaten Tasikmalaya dalam kondisi rusak, mulai rusak sedang hingga rusak parah, dibutuhkan anggaran sekitar Rp. 1,2 triliun untuk memperbaikinya, lalu ada sekitar 189.000 penduduk miskin atau sekitar 10,84 % dari totak jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya, belum lagi soal komitmen pemberantasan korupsi yg masih tinggi, dalam dua tahun terkahir sudah 15 orang menjadi tersangka korupsi, 8 orang kini menjadi terpidana berdasarkan vonis PN Tipikor Bandung, 95 % pejabat ASN, “katanya.

Bahkan dirinya menilai, kondisi seperti Ini tentunya tantangan terberat bagi siapapun bupati Kabupaten Tasikmalaya terpilih nanti. Karena itu kalau semua permasalahan tesebut mau ada perbaikan atau paling tidak bisa diminimalisasi secara signifikan, maka konsekuensinya rakyat harus betul-betul selektif dan cerdas dalam memilih calon Bupati kedepan, lihat dengan teliti rekam jejaknya, karya karyanya, bibit, bobot dan bebetnya karena faktor ini juga turut mempengaruhi karakter seorang pemimpin, wawasan keilmuannya, integritas dan kapabilitasnya, jangan lagi tergoda dengan uang saweran jual beli suara, hanya dengan uang puluhan ribu setelah itu lalu lima tahun dilupakan dalam penderitaan, masa iya masyarakat tidak kapok-kapok, masih mau seperti yg sudah sudah ?, ucapnya.

Oleh karena dirinya mengungkapkan sindirannya, mau sampai kapan masyarakat akan terus dikibuli dengan janji jani politik tapi tidak pernah terbukti ?, sindirnya.

“Disini saya kembali ingin menegaskan sekaligus mengajak kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, mari pilih pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen serta visi dan misi yang dikaji sesuai analisis SWOT yang tepat, memiliki rekam jejak integritas dan kapabilitas yg jelas, ada record yg otentik, bukan cuma pencitraan, pemimpin itu sejatinya tidak ujug-ujug muncul kepermukaan, tetapi paling tidak ada fakta otentik karyanya yg telah dilakukan untuk rakyat, ” Ajak Kang Jamil.

Terkait banyaknya netizen yg memberikan dukungan di medsos hingga memperoleh 444 suara, terpaut jauh dengan kandidat bakal calon bupati yg lainnya, kang Jamil menyampaikan terima kasihnya kepada nitizen yang telah memberikan dukungan.

“Alhamdulillah dan saya ucapkan terimakasih kepada para netizen yang telah memberikan dukungan kepada saya, hatur nuhun, salam baktos pribados kanggo sadayana para netizen, hayu kita ramaikan lagi medsos utk berbagi informasi, berdiskusi dan menyampaikan kritik, saran solusi kepada pemerintah atas beragam permasalahan yg terjadi ditengah masyarakat,” pungkasnya. (Tono Efendi)

Editor: Indra R

BAGIKAN