Uniga Gelar Parade Riset Akuntansi

49

Wartawan: Jay AS

GARUT, ( KF)- Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, menggelar kegiatan Parade Riset Akutansi sekaligus penyelenggaraan Pameran Expo 2017 di Universitas Garut (Uniga) selama dua hari, Selasa-Rabu (28-29/11/2017). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 orang dosen, guru besar dari berbagai Universitas dan sekolah tinggi ternama dari dalam dan luar pulau Jawa juga para mahasiswa. Guru Besar Akuntansi dari Universitas Pajajaran (Unpad), Bandung Prof. Dr. Yusli Nurafiah yang menjadi penggagas kegiatan itu mengatakan, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya. Kegiatan pertama berlangsung tahun 2016 di Unpad. Ia mengatakan, kegiatan yang menghadirkan riset-riset akuntansi hasil penelitian para akuntan pendidik (dosen akuntansi) dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Jawa Barat tersebut digelar agar ilmu akuntansi lebih memberikan sumbangsih nyata terhadap bangsa dan negara.

” Tujuannya agar ilmu akuntansi lebih memberikan nilai terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara lewat riset-riset yang dilakukan akuntan pendidik (akademisi) di sejumlah perguruan tinggi bisa memberikan sumbangsih tehadap tatanan jalannya pemerintahan, terkait dengan pengelolaan keuangan negara,” harapnya.

Yusli menambahkan, kegiatan riset yang dihadirkan dalam parade riset akuntansi ini objeknya sangat beragam, mulai perpajakan, manajemen anggaran keuangan di pemerintahan dan korporasi dan sebagainya (BUMN/BUMD). ” Hasil-hasil riset yang masuk dalam parade ini, di antaranya akan menjadi rekomendasi bagi pemerintah sebagai bahan masukan, baik untuk bahan perbandingan maupun untuk bahan peningkatan kualitas menajamen keuangan,” ucapnya.

Menurutnya, Uniga dipilih karena Uniga akan mampu menjadi leader di kalangan perguruan tinggi Jawa Barat dalam bidang riset dan kerjasama antar perguruan tinggi. “Tetapi tempat penyelenggaraan riset ini setiap tahun akan berpindah pindah. Tahun lalu di Unpad, tahun ini di Garut Ya agar ada pemerataan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Ahmida Alisjahbana dari MDGs Unpad mengatakan, inti kegiatan parade riset akuntansi ini adalah menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
” Artinya pembangunan itu luas dan riset akuntansi menjadi salah satu masukan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Sedangkan Rektor Uniga, Abdussy Syakur Amin, menyebutkan, riset akuntansi sangat penting dalam membantu pemerintah menciptakan good governance yang transparan dan akuntable. “Volume APBN kita Rp 2000 triliun. itu jumlah yang sangat besar sehingga perlu partisipasi masyarakat untuk membantu pemerintah melakukan pengawasan, di antaranya perguruan tinggi lewat ilmu akuntansinya,” katanya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya parade riset akuntansi yang dilaksanakan di Univeritas Garut ini. Ia berharap hasilnya dapat bermamfaat dan memberikan kontribusi positif bagi jalannya pemerintahan, khususnya di Kabupaten Garut.

Editor: Tomy

BAGIKAN