Untuk Mempermudah Layanan, Disnaker Kota Tasik sediakan WEB Tiga Bahasa

100

Jurnalis : Tono Efendi

Kota Tasikmalaya, (KF)- Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, terus dikebut untuk bekerja lebih profesional. Bahkan beberapa strategi dan program program kerja untuk melayani masyarakat, khususnya dalam ketenagakerjaan terus dibenahi ke arah yang lebih baik dan profesional.

Insya Alloh, kita sedang berupaya dan berusaha untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat khususnya di bidang ketenagakerjaan termasuk penyaluran tenaga kerja dari beberapa perusahaan perusahaan Baik yang ada didalam negeri maupun luar negeri. Demikian paparan yang disampaikan Dra.Hj.Nunung Kartini, M.Pd Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya, Rabu (24/1/2018) disela sela acara Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Aula Balekota Tasikmalaya.

Kepada koran-fakta.com, Srikandi pertama di Kota Tasikmalaya yang baru menjabat Kadis dari kalangan perempuan itu, mengaku bahwa di dinas yang baru dijabatnya, ia merasa optimistis, Disnaker Kota Tasikmalaya yang dipimpinnya itu kelak akan menjadi dinas yang akan dikenal buka hanya di Indonesia tapi dunia.

“Biarlah orang lain berkata ini hanya sebuah mimpi, tapi menurut saya mimpi ini akan menjadi kenyataan, manakala kita berusaha dengan niat kuat dan terus bekerja. Disnaker Kota Tasik optimis akan Go Internasional sesuai misi visi kami,” ujar mantan Kabag Umum Setda Kota Tasikmalaya.

Langkah langkah untuk mewujudkan Disnaker Go Internasional, masih kata Nunung, kini telah dibuka WEB Resmi Disnaker Kota Tasikmalaya dengan menggunakan tiga bahasa, diantaranya Bahasa Jepang, Inggris dan Indonesia. Jadi masyarakat bisa membuka WEB kami di situs :Disnaker.tasikmalayakota.go.id

Dan layanan WEB ini juga bisa dimanfaatkan juga oleh masyarakat untuk dapat membuat kartu kuning, imbuhnya.

Bahkan Disnaker Kota Tasikmalaya, berharap, kedepan Tenaga Kerja Indonesia khususnya warga Kota Tasikmalaya, bekerja diluar negeri tidak lagi harus menjadi pembantu rumah tangga, tapi kitapun menyalurkan tenaga kerja profesional. Ini dilakukan agar tenaga kerja kita bisa mengangkat derajat dan citra Indonesia di mata dunia, dengan mengirimkan tenaga profesional bukan lagi Pembantu Rumah Tangga.

Oleh karena itu, masih kata dia, pihak Disnaker akan membuka kursus bahasa Jepang dan ini bisa dimanfaatkan oleh warga Kota Tasikmalaya yang memiliki skil dan pengetahuan minimal lulusan DIII atau S1 untuk bekerja ke luar negeri seperti Jepang. “Kita akan mendatangkan guru pengajar khusus dari Jepang, agar para anak anak muda di Kota Tasikmalaya bisa menjadi tenaga profesional di negara Jepang,”, katanya.

Saat ini di Jepang masih banyak membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia. Akan tetapi Tenaga kerja ini dibatasi. Mudah mudahan dengan adanya WEB Resmi Disnaker Kota Tasikmalaya, ini bisa membantu masyarakat yang ingin bekerja diluar negeri, Disnaker Kota Tasik Go Internasional mudah mudahan terwujud. “Mimpi setinggi langit rasanya tidak salah, dan ini dimulai dari yang terkecil, seperti pembuatan web,” ucapnya penuh harap.

Editor: Van’s

BAGIKAN