UPT Pendidikan Tarkid Dan Himpaudi Kecamatan Adakan Pembinaan

92
Ket foto: Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Tarogong kidul saat memberikan pemaparan dihadapan ratusan guru pendidikan

GARUT, (KF).- UNTUK Meningkatkan Kompetensi pegawai dilingkungan pendidikan khususnya dikecamatan Tarogong kidul. UPT Pendidikan Kecamatan Tarogong kidul bekerjasama dengan Himpaudi Kecamatan Tarogong Kidul, menggelar pembinaan dengan Guru Kelompok bermain,(KOBER) Satuan pendidikan sejenis (SPS) dan Taman Pendidikan Anak (TPA).

Kegiatan yang berlangsung di aula gedung PGRI kecamatan Tarogong kidul pada (20/9/2017) siang tersebut, namnpak berlangsung dengan lancar.

Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Tarogong kidul, Iwan Setiawan, S.Pd.M,Pd saat ditemui disela-sela acara mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dengan peraturan Permendiknas No 20 tahun 2003, didalamnya ada sistem pendidikan, hingga penjabarannya sampai ke struktur, “kami karena dibawah dinas pendidikan berkewajiban memberikan pembinaan-pembinaan, termasuk dalam k giatan inipun beberapa materi kami terapkan bagi peserta, baik itu bahan ajar, kepribadian, bahkan keorganisasian,” Katanya.

Lanjut dikatakan, dari pembinaan tersebut para peserta atau guru didik yang mengikuti pembinaan tersebut nantinya dapat diaplikasikan dilapangan secara menyeluruh, “agar ada kesamaan, ada kekompakan dari semua KOBER,” Ujar Iwan.

Pihaknya berharap, dari pembinaan tersebut nantinya agar adanya perubahan baik itu sikap, tingkah laku termasuk perubahan-perubahan dalam cara mengajar juga cara pengelolaan yang baik dilembaga itu sendiri.

Ditempat yang sama, Ketua Himpaudi kecamatan Tarogong kidul, Awan Suparman SHI mengaku sangat mengapresiasi dengan kegiatan pembinaan bagi guru yang diprakarsai oleh UPT Pendidikan Kecamatan Tarogong kidul tersebut. “Secara kelembagaan saya selaku ketua Himpaudi kec.tarogong kidul, sangat mengapresiasi dengan pembinaan ini,” Ucapnya.


Awan berharap kegiatan pembinaan seperti ini tidak hanya sebatas seremonial saja, namun harus ada tindak lanjutnya untuk kedepannya, ” saya harapkan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan setiap tahunnya, sehingga lembaga itu akan berdiri secara mandiri dan nantinya para pendidik bisa lebih profesional lagi, untuk mendidik anak usia dini,” Harapnya. (Indra R)

BAGIKAN