Usai Pilkada Garut, Bupati Buka Kedok ASN Tak Netral.

118
Saat pelaksanaan Apel dihalaman kantor Setda kabupaten Garut.

GARUT, (KF).- Usai Pilkada Garut, Bupati Garut siap untuk merotasi 18 pejabat tinggi setingkat Kepala Dinas dan Badan.

“Saya nanti akan siap merotasi besar-besaran setingkat pejabat tinggi ” kata Rudy Gunawan pada saat apel gabungan di lapangan apel Setda. Senin (2/7/2018)

Rudy juga menambahkan, untuk saat ini dirinya mengetahui banyak pejabat ASN yang tidak netral saat Pilkada kemarin, dan ini jelas sudah melanggar kaidah undang -undang, bahwa ASN dalam Pilkada serentak ini harus netral.

” Saya pernah melihat, masa ada camat yang ngabalieur ( membuang muka) saat saya datang, katanya ada tugas yang lebih penting,” katanya

Kemarahan orang nomor satu di Kabupaten Garut saat apel gabungan semakin keras, karena kemarahan tersebut cukup beralasan, karena dirinya meminta kepada bawahan nya ( ASN) minta untuk netral, namun dalam kenyataanya banyak ASN yang membelok dengan sekedar mencari jabatan.

“Saya dan dr Helmi Budiman ( Wakil Bupati Garut) sudah merasakan, dan tahu banyak ASN Garut yang tidak netral,” ujarnya sambil memelas di depan ratusan perserta apel.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk saat ini situasi kinerja di pemerintahan Kabupaten Garut butuh penyegaran pasca pilkada 2018, maka dengan adanya upaya itu dirinya berharap agar seluruh ASN terutama yang ada di Kabupaten Garut bisa kembali kesemula tentunya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Nanti tanggal 16 Juli diketahui siapa saja yang akan dimutasi, tapi bisa saja mundur tanggal 23 Juli, tapi tidak akan lebih,” ancam dia.

Rudy mencatat sedikitnya ada 18 pejabat setingkat kepala dinas dan badan yang sudah direkomendasikan ke Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan bagian lain yang kosong mencapai ratusan posisi.

“Saya harap setelah pilkada ini, saudara kembali melakuman fungsi pelayan masyarakat,” pinta dia.

Laporan : Beni A

Editor :Indra R

BAGIKAN