Usai Reses, Yudha Berbagi Dengan Para Pengayuh Becak

108

Koran-Fakta.com, (KF).- Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid -19, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Yudha Puja Turnawan melaksanakan reses masa sidang I Tahun 2021 untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya di Aula Kecamatan GarutKota, Kabupaten Garut Jawa Barat, Selasa (19/01/2021) pagi.

Menurut Yudha putra Turnawan, bahwa tujuan reses itu, sebagai wakil rakyat dia ingin mendengar apa saja keluhan dan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil) untuk selanjutnya diperjuangkan.

“tugas saya menyerap aspirasi warga, dan Insyaallah nanti di Musrenbang RKPD bulan Maret tahun 2021 mendatang, akan pleno khusus untuk memasukkan hasil reses kedalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” katanya saat ditemui para awak media

Dikatakan Yudha, saya tadi fokus ke lurah-lurah dan LPM. Saya juga meminta hasil Musrenbang kelurahan, karena nanti di Musrenbang kecamatan tentu saya akan terlibat dalam mana skala prioritas yang harus diperjuangkan ke Musrenbang kabupaten.

” nanti yang tidak ter-cover oleh dana kelurahan jadi dipilah-pilah mana yang saya berharap ketua LPM maupun lurah mana yang tidak ter-cover dana kelurahan tentu akan menjadi tanggung jawab SKPD daerah,” ucapnya

Lanjut dikatakan Yudha input saya, selakukan saya selaku DPRD berdasarkan Permendagri Nomor 86 tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah. Selain itu, saya juga harus memasukkan input ke dalam sistem informasi perencanaan pembangunan daerah dan saya sudah memiliki username maupun password tersendiri , nanti saya fokus yang tidak terkapar dana kelurahan yang akan di-input ke dalam sistem informasi perencanaan pembangunan daerah.

” Jadi tadi itu untuk membangun kesepamahaman dengan LPM maupun dengan lurah lurah ,” jelasnya

Sementara untuk prioritas masih kebanyakan pada masalah Rutilahu. Seperti tadi ada keluhan dari salah satu lurah. Banyak warganya yang punya rumah tapi di atas tanah wakaf pemakaman, yang tidak memungkinkan mendapatkan bantuan Rutilahu dari APBD.

” Nah, tentu harus ada solusi tadi solusi awal saya ingin ada komunikasi intensif dengan pak bupati untuk supaya nanti ada kolaborasi dengan BAZNAS dengan CSR BJB atau dana Korpri maupun Garut Peduli agar untuk yang orang-orang tidak memiliki tanah itu, fokus CSR atau apapun difokuskan untuk beli tanah dulu. Baru nanti dapat bantuan dari APBD berupa Rutilahu. APBD,” paparnya

Diakhir Kegiatan Reses masa sidang I tahun 2021 Yudha Puja Turnawan pun berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket pada para pengayuh Becak. (J. Gunawan)

Editor: Vanz

BAGIKAN