Volume Sampah Dibeberapa Wilayah Akibat Banjir Dinilai Cukup Tinggi

182

Kepala Dinas DLHKP Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji
Kepala Dinas DLHKP Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji
KF.-Volume sampah akibat terjangan banjir bandang di beberapa wilayah dinilai masih tinggi. Sampah-sampah tersebut terdiri dari Material Bangunan dan peralatan Rumah Tangga yang rusak.

Sehingga menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Aji Sekarmadji, mengatakan, fokus pengangkutan sampah di beberapa titik terdampak bencana masih dilakukan.

“di beberapa titik bencana seperti Paminggir, Cimacan, Sindangwargi, Pakuwon dan beberapa daerah terdampak bencana kita masih fokuskan penyisiran. Karena volume sampah di tempat bencana saat ini masih tinggi,” katanya. 

Ia memperhitungkan per harinya kurang lebih dari 500 meter kubik atau 150 ton sampah yang harus diangkut setiap harinya di titik daerah terdampak bencana. Sehingga ditambah dengan pelayanan pengangkutan sampah biasanya (umum), intensitas pengangkutan sampah lebih rutin dari biasanya.

“Satu hari hampir bergerak 30 truk sampah untuk pelayanan, kita atur-atur dengan pelayanan biasanya, kalau di lokasi bencana misalkan diperlukan 20 ya 20 mobil diterjunkan, setelah itu pelayanan biasa lagi,” katanya.

Lebih dari 75 personil pengangkut sampah diterjunkan, kurang lebih selama masa RR yakni 6 bulan, pengangkutan sampah di titik terkena bencana maupun di pengungsian terus diintensifkan. 

“Saat ini ada 5 mobil yang rusak, tapi kita terbantu dengan 2 bantuan truk sampah yang diberikan PUPR ke kita,” katanya.(dra R)

BAGIKAN