Wabup Garut, Resmikan Bangunan SD Negeri 4 Bayongbong

267
Foto istimewa saat peresmian bangunan kelas.

Koran-Fakta.com, (KF).- Ada pemandangan yang lain di kampung Sukasari desa Bayongbong kabupaten Garut, Kamis 30 Januari 2020, Seratusan warga bersama para guru, kepala sekolah, Pengawas dan Penilik beserta siswa berseragam putih merah terlihat menyemut dihalaman SDN 4 Bayongbong Garut.

Tampak deretan umbul-umbul dan spanduk disisi jalan menyambut tamu yang akan hadir, rupanya hari ini menjadi sejarah bagi warga Sukasari Desa Bayongbong.

Bangunan sekolah yang sudah empat tahun lebih rusak terbengkalai, kini sudah menjadi bangunan yang layak untuk disebut sebagai sekolah, lengkap dengan jambannya.

Fahrudin, S.Pd, Korwil Pendidikan Kecamatan Bayongbong menuturkan, hari ini insyaallah akan dilaksanakan peresmian dari hasil rehabilitasi bangunan SDN 4 Bayongbong, yang didanai dari bantuan CSR PT. Sarana Multi Infrastruktur, sebuah BUMN yang bergerak di bidang Infrastruktur.

Betul saja, menjelang siang hadir Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Garut bersama Kasi Sarana Prasarana, Kasi Kurikulum dan Kasi Kelembagaan. Tak lama berselang, hadir juga Direksi PT, Sarana Multi Infrastruktur, yang kemudian disusul dengan kehadiran Anggota Komisi XI DPR RI dan Wakil Bupati Garut. Acara peresmian berlangsung sederhana namun meriah dan khidmat dihalaman SDN 4 Bayongbong.

Lebih lanjut Fahrudin menuturkan bahwa Bantuan CSR yang diterima dari PT. SMI telah mengubah bangunan SDN 4 Bayongbong menjadi bangunan yang layak, ditambah pembangunan Jamban dari bantuan DAK Fisik melengkapi kebutuhan prasarana sekolah. Partisipasi masyarakat yang dikomandoi oleh Ketua Komite Sekolah juga luar biasa, dengan anggaran 180 juta bantuan CSR PT. SMI empat ruang kelas yang empat tidak berfungsi bisa kembali normal dengan meubelernya.

hari ini pekerjaan rumah kami adalah melakukan recovery sekolah. Bagaimana sekolah yang sudah hampir bangkrut karena tidak memiliki bangunan yang layak, kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Sehingga anak-anak di kampung Sukasari dan sekitarnya tidak lagi harus berjalan kaki lebih dari empat kilometer untuk bersekolah.

” Memang tidak bisa serta merta seperti membalikkan telapak tangan, tetapi kami bersama komite sekolah sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dan komunikasi dengan warga untuk kembali bersekolah di SDN 4 Bayongbong. Termasuk koordinasi dengan Disdik Garut untuk pemetaan gurunya. Sebab pada hakekatnya, sekolah ini bukan milik kami, tapi milik masyarakat, ujar Fahrudin.

Fahrudin juga mengungkapkan, perbaikan bangunan SDN 4 Bayongbong, tidak lepas dari peran Pa Kasi SarPras SD yang berupaya mengajukan bantuan rehabilitasi SDN 4 Bayongbong ke berbagai pihak. Dan alhmadulillah, ikhtiar tersebut membuahkan hasil.

Sementara itu, Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT. SMI yang ternyata sudah lama berkiprah membantu pembangunan di Kabupaten Garut dengan bantuan CSR nya, baik dibidang pendidikan maupun kesehatan. Mudah-mudahan PT. SMI tidak kapok dan terus bersedia membantu pembangunan dikabupaten Garut. Wakil Bupati juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mensukseskan rehabilitasi bangunan SDN 4 Bayongbong.

Dalam kesempatan peresmian tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan dari Bupati Garut dan Cinderamata khas Domba Garut kepada PT, SMI dan Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil Jabar XI, Ibu Hj. Siti Mufattahah. Didampingi Ibu Ramona Harimurti dari PT, SMI dan Kadisdik Garut,

Dalam kesempatan tersebut pengguntingan pita, dilakukan wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, Sementara pemotongan tumpeng dilakukan oleh Hj. Siti Mufattahah yang kemudian diserahkan kepada Kepala SDN 4 Bayongbong.(J.Gunawan)

Editor : Indra R

BAGIKAN