Wabup : Pendistribusian Daging Qurban Harus Dipastikan Sehat dan Aman

125

Ket Foto: Wakil Bupati Garut Dr.Helmi Budiman Saat menyerahkan daging qurban
GARUT, (KF).- Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Jawabarat. Memberlakukan larangan terhadap warganya untuk menggunakan kantong kresek hitam sebagai bungkus daging kurban. Pasalnya kantong plastik yang dihasilkan dari proses daur ulang ini dianggap mengandung senyawa logam berbahaya yang bisa memicu penyakit berat.

Kabid Pengendalian Penyakit Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr.Janna Markus Yajariawati. Mengatakan,
Sebenarnya kantong kresek hitam itu bukan hanya idul kurban saja tapi buat makanan yang mengandung panas asam atau berlemak itu tidak boleh, karena kresek hitam itu pembuatannya secara daur ulang.

“Mungkin saja ada bahan toksi atau bahan bekas yang mengandung toksi, bisa saja pestisida mengandung bakteri dari sisa makanan, dan juga ada penambahan zat warna setelah digunakan berulang, dikhawatirkan jika digunakan untuk membungkus makanan atau tempat hewan kurban ini akan membuat keracunan terhadap makanan yang dibungkus. Biasanya gejala panjang bisa yang membahayakan kanker, lalu gangguan hati dan ginjal atau gangguan dari syaraf,” Katanya

Terpisah Wakil Bupati Garut, dr.Helmi Budiman Saat ditemui saat pelaksanaan Qurban, Jum’at(1/9/2017) Siang, di Klinik Cisanca, Jl.Raya samarang, kecamatan Tarogong Kaler, Garut, mengungkapkan. Dalam pendistribusian biasanya masyarakat seringkali memakai kantong plastik berwarna, dan hal itu tentunya tidak dianjurkan. ” Masyarakat dalam mendistribusikan daging qurban carilah kantong plastik yang sehat, tapi kalau sudah terlanjur bisa pake plastik biasa yang berwarna bening,” Katanya

Lanjut dikatakan secara pandangan medis memang berbahaya, “lebih baik dihindari, kan dagingnya sudah sehat, penyembelihannya sudah bener. Nanti kalau didistribusikan kantong atau kemasannya kurang sehat ya itu kan beresiko, makanya kita dari awal penyembelihan sampai pendistribusian harus dipastikan sehat dan aman bagi masyarakat,” Ungkapnya. (Indra R)

BAGIKAN