Waduh,  Oknum Kepala UPTD Diduga Minta Jatah Dana DAK Ke Setiap Sekolah ?

632
Poto Ilustrasi (net)

Koran-Fakta.com, (KF). –Sejumlah kepala sekolah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 di Kabupaten Tasikmalaya mengakui adanya permintaan fee oleh oknum Kepala UPTD Kecamatan Tanjungjaya berinisial R yang kini menjabat Kepala UPTD Salawu pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.

Dari data yang di himpun koran-fakta.com, di wilayah UPTD Tanjungjaya ada sekitar 18 ruangan dari 7 SD yang menerima bantuan DAK 2019. dari sebanyak 7 kepala sekolah yang dimintai keterangan mengakui adanya pungutuan yang dilakukan oknum R.

“Ada beberapa (kepala sekolah) yang mengaku memberi pada oknum UPTD tersebut dan dia meminta uang Rp. 300 ribu per ruangan yang sedang di rehab melalui dana DAK,” terang salah satu kepala SD di wilayah Tanjung Jaya yang minta dirahasiakan nama dan sekolahnya kepada wartawan.

Bahkan Oknum tersebut mengaku dana yang dipintanya kepada Kepala SD tadi berdalih untuk keperluan Dinas Pendidikan sebagai uang fee.

“Ya kami sebagai bawahan tentunya nurut saja apalagi menurut oknum tadi atas perintah Dinas Pendidikan, ” ujar sumber tadi.

Sementara itu Oknum R yang kini beralih tugas ke UPTD Salawu, saat dihubungi wartawan membantah pungutan tadi.

“Tidak benar itu, kapan dan dimana, sebentar saya ingat ingat dulu,” ujar R sambil menutup telepon genggamnya usai dimintai tanggapannya oleh wartawan, sebelum acara mutasi dan rotasi pejabat eselon IV Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, melalui Kabid SD, Ahmad Jawari mengaku kabar ini baru tahu dari media.

“saya lagi di Bazda, minta No WA, ” ucapnya singkat melalui pesan Whats App pribadinya, kamis (19/9/2019) lalu. (Ade. R)

Editor : Tono Efendi

BAGIKAN