Walikota dan Wakil Walikota Tasik “Berang”, ASN bergaya Preman Perlu Diberi Sanksi !!

163

Jurnalis : Tono Efendi

Tasikmalaya, (KF)-  Kasus dugaan Penganiayaan terhadap Pejabat Irban III H.Farhan Ghani yang dilakukan oleh bawahannya di bagian Auditor P2UD Sandra Santika, kini mulai menjadi buah bibir dikalangan pegawai Pemkot Tasikmalaya. Bahkan korban H.Farhan yang diduga dianiaya oleh rekan sejawatnya yang sama sama berkantor di Inspektorat Kota Tasikmalaya, sempat membuat “berang” Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya. Keseriusan Pemkot Tasikmalaya dalam tragedi memalukan di jajarannya itu, sempat membuat Wakil Walikota Drs.H.Muhamad Yusuf Harus langsung terjun ke Kantor Inspektorat Kamis (16/11/2017) pagi tadi.

“Kedatangan saya ke Kantor Inspektorat selain silaturahim, juga memberikan pemahaman Kedisiplinan kepada para ASN untuk memahami etika sebagai Pegawai Negeri Sipil”, ucap Wawali H.M.Yusuf kepada media termasuk koran.fakta.com.

Walaupun permasalahan dugaan Penganiayaan seorang Irban III oleh anak buahnya Auditor P2UD, kini telah menjadi buah bibir, dirinya mengaku prihatin dan terkejut, ada seorang bawahan berani melawan atasannya. “Ini kelihatannya masalah pribadi, apalgi kejadiannya diruangan kantor Inspektorat, ini memalukan,  seharusnya seorang ASN tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji, apalagi bergaya bak seorang preman”, ungkap HM.Yusuf.

Sementara itu,Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengaku kecewa dengan tragedi yang membuat tercoreng nama baik ASN akibat ulah salah satu pegawai Inspektorat.  “Apapun alasannya, perkelahian yang berujung pemukulan yang dilakukan oknum ASN Inpektorat, jelas tidak memberikan contoh yang tidak baik dan tidak terpuji, ASN tersebut harus mendapatkan sanksi”, tegas Walikota Budi kepada media.

Bahkan dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memproses ASN Inspektorat tersebut, dan kita akan bentuk tim investigasi setda, agar ASN itu bisa mendapatkan sanksi, ucapnya dengan nada serius.

Oleh karena itu, setelah dibentuk tim nantinya akan diketahui duduk permasalahannya seperti apa, Ini kejadian yang sangat memalukan, dan terjadi di lingkungan Pemkot Tasik”, ujarnya.

Editor : Beny

BAGIKAN