Walikota Tasik Prihatin, Payung Geulis TOF di Cabut Warga

76

Jurnalis : Tono Efendi

TASIKMALAYA, (KF) – Terkait adanya pengambilan payung geulis oleh sejumlah masyarakat, di lokasi Tasikmalaya Oktober Festival (TOF), Walikota Tasikmalaya Drs. H.Budi Budiman menyesalkan hal tersebut terjadi.

“Seharusnya masyarakat bijak dan mengerti, karena payung payung tersebut dipajang, untuk kepentingan kita juga, apalagi kita masih dalam perayaan Hari Jadi Kota Tasikmalaya dan acara TOF masih berlangsung hingga tanggal 17 Oktober mendatang”, ucap Walikota Budi Budiman, kepada KF usai membuka acara Talk Show TIEC di Hotel Santika Kota Tasikmalaya, Senin (16/10/2017) siang.

Menurut Walikota, dicabutnya beberapa payung geulis di lokasi TOF oleh masyarakat, kemungkinan ketidaktahuan sehingga masyarakat ingin memiliki payung tadi sebagai kenangan, namun waktunya itu kurang tepat. “Ini bukan sabotase, ini hanya spontanitas masyarakat saja, seperti halnya ada ulang tahun, masyarakat ingin memiliki balon, jadi wajar, tapi hendaknya jangan di cabut dulu, kan acara TOF belum selesai”, ujarnya.

Bahkan ornamen ornamen payung payung geulis yang digantung di Taman Kota dekat batu andesit, kalau bisa jangan di ambil dan dicabut, karena dilokasi itu akan dipertahankan biar tampak indah dan seninya terlihat terus pasca TOF digelar, pungkasnya.

BAGIKAN