Wow, Pemuda 17 Tahun Asal Salopa Tasikmalaya  ini Ternyata Pengusaha Sukses

928
Ket Foto: Purnawiranto foto bersama orangtuanya.

KAB.TASIKMALAYA, (KF).- Usianya masih relatif muda, baru saja dia menyelesaikan pendidikannya di SMK Nurusalam Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. Saat acara perpisahan di sekolah, dia pun hadir bersama ibundanya, namun siapa sangka sosok anak muda yang baru berusia 17 tahun itu adalah pengusaha sukses pemilik bengkel besar di kampungnya.

Namanya, Purnawiranto adalah anak ke 5 dari 7 bersaudara putra pasangan suami isteri Dadang dan Maesaroh itu tinggal di Kp. Cinugirang dusun Sukahurip Desa Mandalahayu kecamatan Salopa KabupatenTasikmalaya.

Saat teman yang lain masih merasa bingung harus mencari pekerjaan, Purnawiranto justru sudah mempekerjakan sejumlah anak anak muda di sekitar kampungnya dibengkel milik pribadi.

Lulusan jurusan Tehnik Bisnis Sepeda Motor 2019 ini, memang tergolong siswa yang tekun. Menurut kepala jurusan TBSM di sekolahnya, sosok Purnawiranto adalah sosok siswa pendiam namun memiliki daya fikir dan intelejensi yang kuat tentang ilmu otomotif.

“Dia orangnya tekun dan selalu menganlisa sejumlah kerusakan mesin motor saat sedang praktek di workshop sekolah, alhasil dia terapkan itu dibengkel miliknya “ terang Rifa, Kepala Jurusan Otomtif SMK Nurussalam, kepada koran-fakta.com, Sabtu (22/6/2019) lalu.

Bahkan menurut Kepala Sekolah SMK Nurusalam, Deni Romdoni menerangkan, sosok Purnawiranto adalah sosok anak muda yang harus menjadi motivator bagi generasi muda di daerah dalam membangun enterpreuneurship sehingga pada giliranya bisa mencetak seorang pengusaha muda yang memiliki orientasi bisnis.

Bahkan dirinya rela mengorbankan cita citanya untuk meneruskan kuliah di jurusan tehnik jika sudah keluar sekolah harus dia tunda demi adik adiknya.

“Sejak kecil dia merintis perusahaan bengkel kecil di wilayah salopa. pekerjaan tersebut terus ia tekuni tanpa lelah. Bahkan ia bekerja sambil belajar, walaupun awalnya punya cita cita untuk kuliah jurusan teknik, tapi mengingat keluarganya tergolong ekonomi kurang mampu, dia juga punya kewajiban untuk membantu ekonomi keluarganya, sehingga akhirnya dia memilih menjadi seorang pembisnis “ terang Deni kepada wartawan.

Hal serupa juga ditegaskan Wali Kelasnya, Teri Sugiantoro. Menurut Teri, dengan ketekunanya itu, kini Perusahaannya terus berkembang. Rupiah demi rupiah ia kumpulkan untuk mencukupi biaya sekolah dan biaya keluaraga. Padahal rintangan yang dia hadapi tidak sedikit apalagi harus sering meninggalkan sekolah karena ada pelanggan yang ingin memperbaiki motornya.

berkat dukungan dari pihak sekolah permasalah permasalahan tersebut bisa terselesaikan.

“Alhamamdulilah dia akhirnya bisa menyelsaikan sekolah hingga sampi kls XII, dan bengkel rintisannya berkembang bahkan sekarang dia tengah membuka cabang di daerah Tangerang, ini kebanggan bagi kami dan mudah mudah motivasi bagi adik adik kelasnya dan pemuda skitar rumahnya “ ujar Teri menambahkan.

Disela sela usai acara perpisahan di sekolahnya, Purnawiramto yang saat itu sang ibuz menerima piala atas keberhasilanya dan prestasi disekolahnya, didampingi sang ibu Purnawiranto hanya bisa tersenyum saat ditanya , apa rencana selanjutnya setelah lepas dari SMK

“Saya hanya ingin menjadi seorang montir profesioanl, dan bisa bermanfaat bagi warga sekitar terutama para pemuda dikampung kami untuk bekerja di bengkel milik saya “ pungkasnya merendah. ( tono efendi/dzm )

Editor : Indra R

BAGIKAN