Yudha; Bagi-bagi Masker Agar Masyarakat Yang Bergerak diSektor Informal Tak Kena Covid dan Denda Perbup 47

114

Koran-Fakta.com,(KF).- Terus Bertambahnya positif Covid -19 di Kabupaten Garut dan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan risiko tertular Covid-19. melihat semua itu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, membagikan masker pada masyarakat, di wilayah Garut Kota

“ bagi bagi masker ini adalah bentuk gotong royong DPC PDIP Perjuangan membantu pencegahan penyebaran covid-19 khususnya di Kabupaten Garut, ” Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PDI-Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan, pada para awak media disela kegiatan di wilayah pengkolan Jl. A Yani Garut, Selasa (25/08/2020)

Pembagian masker ini di tempat tempat keramaian, Lanjut Yudha, pertama agar pekerja sektor informal seperti pedagang Kaki lima, abang tukang becak atau yang lainnya tetap bisa mengais rezeki, tetap bisa mencari rupiah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yaitu dengan memakai masker.

kedua juga ini berkaitan dengan perbup nomor 47 tentang protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, di mana di Perbud nomor 47 juga ada salah satu klausul sanksi administrasi berupa denda Rp100.000 bagi yang tidak memakai masker

” makanya kita hari ini kita menyentuh ke sektor informal. Sekitar 2000 kita bagikan ,juga sambil melakukan sosialisasi Tentang Perbud 47 tahun 2020 bahwa sekarang ada tindakan penerapan denda bagi orang yang melanggar, kasian juga kan jika warga masyarakat kena denda, ” Ucap Yudha yang juga anggota DPRD Garut

Menurutnya, bahwa saya lihat masih banyak warga masyarakat yang masih belum tahu akan Berbup nomor 47 tentang protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Intinya kita bergotong royong membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19, dan mendorong pemda untuk secara serius menjamin ketersediaan masker. Beberapa pemerintahan desa sekarang sudah sedang menyelenggarakan musyawarah desa juga, mereka mau ada pergeseran APBDes nya untuk belanja masker. karena ini bentuk gotong-royong pemerintahan desa juga menggunakan anggaran yang ada untuk penyediaan masker, ” Pungkasnya (J Gunawan)

Editor: Indra R

BAGIKAN