17.590 Paket Sembako Pemkot Tasikmalaya Diduga Ada Kongkalingkong Dengan Bulog ?

164

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya) Bantuan
Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya khusus penanggulangan Pandemik Corona bagi warga Kota Tasikmalaya sebanyak 17.590 Paket Sembako yang rencana akan didistribusikan pada awal Bulan Mei 2020 ini, ternyata mulai tercium aroma tak sedap dalam pengadaan paket sembako tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun koran-fakta.com dilapangan, pengadaan paket sembako Pemkot Tasikmalaya yang didanai oleh APBD Kota Tasikmalaya itu diduga untuk memuluskan pengadaan tersebut terjadi main mata alias kongkalikong, agar pengadaan sembako bagi warga Kota Tasikmalaya bisa di monopoli oleh Bulog yang sebelumnya pihak Bulog telah berhasil mendapat pengadaan untuk warga Jawa Barat melalui bantuan Gubernur.

“Ya betul pengadaan sembako termasuk beras dari APBD Pemkot Tasikmalaya diserahkan ke Bulog oleh pihak Pemkot Tasikmalaya. Bahkan pihak Bulog sendiri telah melakukan pendekatan dan pertemuan dengan pejabat pemkot, dan bada jumat terjadi hasil pertemuan telah fix sama Bulog untuk bantuan Pemkot Tasik, ” terang salah satu Mitra Kerja Bulog Tasikmalaya yang berhasil disadap melalui telepon selularnya, Jumat (1/5/2020).

Bahkan untuk pengadaan makanan seperti makanan kaleng ikan sardensis pun telah dipercayakan kepada salah satu pengusaha berinisial F. “Ya rencana nanti malam beberapa mobil akan ke Tangerang untuk mengambil sarden, dan bahan nya tersebut langsung dari pabrik,” ujar sumber lainnya yang berhasil terendus wartawan.

Sementara itu Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman membenarkan paket sembako yang didanai APBD Kota Tasikmalaya untuk warga terdampak pandemik corona itu, bekersama dengan Bulog.

“Paket Sembako dari Pemkot Tasikmalaya ini, memang pengadaannya oleh pihak Bulog, tidak jauh seperti pengadaan sembako yang telah dijankan oleh pihak propinsi Jabar melalui bantuan gubernur, ” jelas Budi, Sabtu (2/5/2020) siang tadi. Ketika ditanya wartawan terkait isyu adanya dugaan kongkalikong antara Pemkot dan Bulog, Budi membantah. “Penyaluran paket sembako yang dilakukan oleh pihak Pemkot Tasikmalayaa sesuai intruksi Gubernur untuk bekerjasama dengan Bulog,” katanya.

Namun demikian pihak Dinas Sosial Kota Tasikmalaya membenarkan jika bantuan sembako untuk 17.590 paket yang didanai APBD Kota Tasikmalaya, pihak Pemkot Tasikmalaya telah menggandeng pihak Bulog.

“Untuk 17.590 paket sembako yang nilainya kurang lebih Rp. 8,5 Milyar untuk satu bulan ini, pihak pemkot Tasikmalaya menggandeng pihak Bulog dalam pengadaan beras nya, ” terang H. Nana Rosadi Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya diruang kerjanya kepada wartawan, Kamis (30/5/2020) siang kemarin. Bahkan Nana menjabarkan, bantuan pemkot ini diberikan kepad warga Kota Tasikmalaya yang tidak tercover bantuan Gubernur Jawa Barat. (Tono Efendi)

Editor : J Wan

BAGIKAN