50 Ribu Warga Garut Yang ada Di Luar, Diperkirakan Akan Kembali Ke Kampung Halamannya

139

Koran-Fakta.Com (KF).- 50 Ribu Warga Garut yang ada di luar kota diperkirakan akan kembali ke kampung halamannya. Hal itu disampaikan Bupati Garut H Rudy Gunawan.

“Gelombang pemudik diperkirakan akan terjadi di saat menjelang hari pertama bulan ramadhan,” katanya

Disampaikan Bupati Garut. Untuk mensiasati hal ini, Pemkab Garut akan segera mengambil langkah – langkah kongkrit guna mengantisipasi hal tersebut.

“Tadi dari hasil rapat dengan DPRD, kami berencana akan mengalihkan beberapa kegiatan yang nanti anggarannya akan kita gunakan untuk penanganan pencegahan penyebaran virus Corona di kabupaten Garut” kata Bupati Garut.

Sambungnya. Salah satu jalan yang akan di tempuh Pemkab Garut, adalah pengalihan anggaran Alokasi Dana Desa ( ADD ) bagi kegiatan gotong royong di RW – RW, kami memiliki anggaran RP. 10 juta / RW yang tadinya akan digunakan pembangunan fisik di tiap RW kemungkinan akan dialihkan kepada bantuan Jaminan Hidup ( Jadup ) bagi mereka yang keluarganya bekerja di luar Garut misalnya Anak, Bapak atau tulang punggung keluarganya asal tidak pulang ke Garut.

“Kita ada anggaran hampir Rp 40 Milyar yang diperuntukan untuk diberikan kepada setiap RW se kabupaten Garut dengan nilai Rp 10 juta/ RW yang rencananya akan digunakan pembangunan fisik, namun akan kita alihkan sekitar Rp. 24 Milyar untuk memberikan bantuan hidup kepada mereka yang keluarganya berada di perantauan, mekanismenya seperti apa nanti dikordinasikan lagi” ucap Bupati.

Sehingga sambungnya, untuk para perantau yang berkeinginan pulang ke kampung bisa ditangguhkan demi keselamatan dan kesehatan keluarganya, tidak perlu pulang tetap di sana karena keluarganya akan kita jamin.

“Kalau sayang keluarganya di kampung, lebih baik tetap di sana sampai kejadian ini sudah dinyatakan aman, jangan sampai pulang ke kampung tetapi malah membawa sakit kepada keluarganya” harap Bupati Rudy Gunawan. (Indra R)

Editor : Van’s

BAGIKAN