Agus Winarno SH : “Jenderal TNI Djoko Santoso Dikenal Tegas dan Perhatian”

83

Koran-Fakta.com (Tasikmalaya) – Innalilahi Wainnailahi Rojiuun,  Bangsa Indonesia kembali kehilangan sosok Jenderal TNI yang dikenal arif dan bijaksana, Jenderal TNI ( Purn ) Djoko Santoso wafat pada Minggu lalu (10/5/2020) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat ( RSPAD ) Gatot Subroto Jakarta.

Indonesia kehilangan putra terbaiknya,  sehingga berbagai ucapan bela sungkawa hadir dari semua kalangan, bahkan Bendera Setengah Tiang di kibarkan untuk penghormatan atas jasa jasa belaiu semasa hidupnya.

Ucapan belasungkawa kini datang dari kelaurga Besar Agus Winarno SH, dimana mas Agus (sapaan akrabnya) itu Merupakan Putra Angkat dari Almarhum Jenderal TNI ( Purn ) Djoko Santoso. “Kami atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan Belasungkawa sedalam dalamnya, semoga Almarhum mendapata Tempat yang mulya di sisi Alloh SWT.Amin,”  ungkap Mas Agus melalui pesan Whats App pribadinya kepada koran-fakta.com, Rabu (13/5/2020) siang tadi.

Menurut Mas Agus,  Jenderal Djoko Santoso merupakan sosok seorang Perwira Tinggi Militer  bagi semua prajurit,  sekaligus beliau merupakan figur bapak pembimbing sejati bagi semua masyarakat, serta Sosok Pemimpin yang menjadi panutan,  ucapnya.

“Jujur saya dan keluarga termasuk rakyat Indonesia merasakan kehilangan sosok Jenderal TNI ( Purn ) Djoko Santoso.  Almarhum juga merupakan seorang figur orang tua bagi Masyarakat Indonesia, bahkan beliau dikenal  tegas dan perhatian.  Oleh karena itu  masyarakat Indinesia tentu sangat kehilangan Sosok Jenderal Sejati,” kata Mas Agus.

Dia juga menerangkan,  Jendral TNI ( Purn ) Djoko Santoso merupakan mantan Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Ke 24 Pada Tahun 2005 – 2007 dan merupakan Panglima TNI pada Periode 2007 – 2010.

“Perjuanganmu tidak pernah sia sia, kami akan terus melanjutkan perjuanganmu Jenderal, Tiada Kata menyerah seperti pepatah yang sering engkau ucapkan Jendral, ( Sekali Melangkah Pantang Menyerah ),” tegas Mas Agus di akhir pembicaraannya  (Tono Efendi)

Editor : J Wan

BAGIKAN