Bansos Gubernur non DTKS Tahap II, Kok Quotanya Berkurang  ?

183

Koran-Fakta.com (Kab.Tasikmalaya).- Wajah sumringah nampak di raut muka bu Atikah ( 52 ) tahun warga kampung Pasir ipis Desa Cikadongdong Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, usai menerima bantuan gubernur non DTKS tahap 2 , yang diakumulatifkan selama 3 bulan sebesar Rp.1, 8 juta, di balai desa Cikadongdong Sabtu ( 18/07/2020) pagi.

Kepada wartawan, Atikah mengatakan, bahwa uang sebanyak itu tentu saja akan ia belikan bahan sembako terutama beras dan melunasi utang utangya di warung tetanganya.

“Alhamdulillah pak, tiasa kanggo meser beas sareng mayar hutang, ” ujarnya tersipu malu.

Meski demikian data penerima non DTKS tahap kedua dari Gubernur provinsi Jawa Barat ini, nampaknya masih saja ada kendala, sejumlah warga yang sebelumnya terdata pada tahap I, sekarang terpaksa harus gigit jari karena tidak terdata di tahap kedua ini, padahal data yang diberikan oleh pihak desa tidak ada perubahan sama sekali, data dari desa Cikadongdong sebelumnya pada tahap I jumlah total warga yang menerima sebanyak 115 orang, kini pos dan giro hanya mengeluarkan data sebanyak 103 orang, ini berarti 12 orang warga dihapus dari data awal.
salah seorang ketua RW di kampung pasir ipis, menegaskan bahwa data yang diajukan olehnya kepada desa adalah data yang sama pada saat bansos non dtks gubernur tahap I dengan jumlah orang yang sama.

” Aneh saja sih pak, datanya kok jadi berkurang tapi orangnya masih sama , kalau ini data susulan seharusnya orangnya yang berbeda sementara kami menerima data dari desa masih data yang dulu hanya dikurangi jumlah orangnya, ” ujar Agus.

Saat kami konfirmasikan kepihak Pos dan giro, petugas mengakui kemungkinan ada data yang tersendat dan menyarankan agar warga bisa menanyakan langsung kepada pimpinan Pos Giro di wilayah setempat.

” Kemungkinan ada data yang tersendat, saya sarankan warga coba tanyakan ke pos giro singaparna ” ujarnya enteng.
Untk bantuan gubernur non DTKS tahap ke dua ini, 10 desa di kecamatan singaparna mendapatkan bantuan pemerintah dalam rangka upaya penanganan covid 19, sementara jumlah warga yang menrima total berjumlah 2133 warga. (dzm/tono)

Editor: J Wan

BAGIKAN