Bantuan Buku Tulis Untuk Siswa SD Se Kota Tasik Terancam Gagal ? , Diduga Kinerja ULP Tak Becus ?

103

Koran-fakta.com (Kota Tasikmalaya),– Bantuan Buku Tulis dan Balpoint dari Pemkot Tasikmalaya untuk siswa siswi SD di 7 Kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya untuk tahun 2021 ini terancam gagal.

Bantuan Buku Tulis dan Balpont yang diserap dari APBD Kota Tasikmalaya 2021, dengan anggaran Rp. 630.966.000 dilakukan secara lelang melaui LPSE Kota Tasikmalaya sejak Agustus 2021 dengan leading sector Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, ternyata dalam proses di ULP selaku panitia Pokja, mengalami gagal lelang selama proses lelang berlangsung. Bahkan lelang pengadaan tersebut 2 kali Gagal lelang. Sedangkan untuk lelang yang ketiga proses lelangnya oleh ULP Pokja diserahkan ke LKPP.

Langkah proses dua kali Gagal lelang dan lelang ketiga diserahkan ke LKPP ini tentunya mendapat sorotan oleh berbagai pihak. Bahkan tidak sedikit yang menilai kinerja ULP dan Pokja dinillai tak becus dalam mengadakan proses lelang pengadaan ATK dan Alat tulis ini, padahal nilainya tidak seberapa.

“Jika dilihat dari waktu yang cukup panjang hampir 5 bulan, kemudian angka nilainya tidak begitu besar, lalu kenapa proses lelangnya bisa gagal dua kali, apalagi lelang yang ketiga ini diserahkan ke LKPP, sepertinya ULP dan Pokja jika melihat perjalanan proses lelang yang cukup panjang, dinilai tidak bisa mengerjakan bahkan tak becus melelangkan pekerjaan yang nilainya tidak seberapa ini. Patut dipertanyakan kinerja ULP/LPSE Kota Tasik jika seperti ini ?”, Tanya Asep Budi Parjaman salah satu pengurus LSM Forum Pemerhati Kebijakan (FPK) Tasikmalaya kepada koran-fakta.com, Selasa (21/12/2021) siang tadi.

Bahkan Asep menyayangkan, jika pengadaan proyek tersebut, melihat waktu yang telah masuk akhir Desember ini akan berakhir, sehingga proyek ini tidak terserap. “Yang jadi korban tentunya anak anak SD se Kota Tasik yang seharusnya tahun ini menerima bantuan buku tulis dan balpoint, saat ini harus gigit jari. Padahal dalam anggaran APBD Kota Tasik 2021 program ini harus tuntas,” ujar Asep.

Sementara itu, Agah salah satu Pokja ULP Kota Tasikmalaya, saat dimintai tanggapannya, hingga berita ini diturunkan,Selasa (21/12/2021) siang pukul 12.15 WIB, belum memberi komentar terkait permasalahan ini. “Siap pa, abdi koordinasi Hela sareng pa Kabag,” ucapnya singkat melalui what’s App pribadinya. (Tono
Efendi)

Editor: Vanz

BAGIKAN