Bupati Garut Geram Pada Dinas Terkait Lambannya Penanganan Korban Bencana

161

Koran-Fakta.com, (KF).- Bupati Garut Rudy Gunawan Kecewa dengan lambatnya penanganan korban pasca bencana yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Garut, terjadinya hal tersebut diakibatkan lambatnya kordinasi antar Satuan Kerja Pemerintah Daerah ( SKPD ) terkait, usai melaksanakan apel pagi. Senin (05/04/2021) di lapangan Setda Garut, Jl. Patriot Kabupaten Garut, Jawa Barat

Disampaikan Bupati Garut H Rudy Gunawan, sangat disayangkan SKPD yang terkait dengan penanganan bencana pasca tanggap darurat sangat lamban.

” Padahal anggaran sudah kita sediakan, tetapi para SKPD sangat lelet tidak memiliki hati yang baik, baik Dinas Sosial, BPBD, Disperkim, PUPR dan DPKAD” kata Bupati Garut.

Masih kata Bupati, dalam nota dinas yang diajukan, pihaknya telah mewanti – wanti untuk selalu membaca undang – undang no 24 tahun 2007 tentang penanggulangan kebencanaan.

” Ini soal kemanusiaan, jadi tolong diperhatikan sampai saya membuat disposisi untuk membaca UU no 24 tahun 2007 tentang kebencanaan, permendagri tentang penyusunan APBD tahun 2021 mengenai BTT, kalian belum pernah merasakan, saya sedih datang ke tempat bencana, sekarang mereka nanya ke Pendopo menanyakan kapan relokasi dilaksanakan, tapi duit masih ngarengkol ( Mendam ) di DPKAD, padahal saya janji mengganti Rp 25 juta untuk memindahkan mereka, bisi cilaka dulur urang warga Garut ( takut celaka saudara kita warga Garut )” Ucapnya

Untuk itu, sambung Bupati Garut, pihaknya mewakili Pemkab Garut menyatakan permohonan maaf kepada seluruh warga yang terdampak bencana di beberapa daerah yang ada di kabupaten Garut.

” Khusus untuk di kecamatan Cilawu, Insya Allah Rabu ini yang berkaitan dengan Jadup dan sewa hari Rabu akan saya bereskan”, Tuturnya. (J.Wan)

Editor: Indra R

BAGIKAN