Diduga Lecehkan RT,  Oknum Pejabat Kota Tasikmalaya Akan Dilaporkan Ke Polisi

344

Koran-Fakta.com (Kota Tasikmalaya), –
Dugaan pelecehan dan penghinaan terhadap Ketua RT. 02 RW 08 Kelurahan Tawangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya yang dilakukan oleh oknum pejabat Kota Tasikmalaya yakni Sekmat Tamansari DF,  senin (18/5/2020) mendatang kasus ini akan dilaporknan ke Polresta Tasikmalaya.

Dugaan pelecehan dan penghinaan terhadap Ketua RT di Tawangsari, ditenggarai oleh komentar DF Sekmat Tamansari dalam sebuah pemberitaan di koran-fakta.com yang mengngkat topik “Merasa Didiskriminasi Bantuan Covid-19, 3 RW di Tawangsari Ancam Pisah Dari Kota Tasik”,  salah satu komentar nitizen yang tak lain DF Pejabat Sekmat Tamansari berkomentar cukup nyaring, yang menyinggung perasaan Ketua RT. 02 RW. 08 Tawangsari khususnya dan para Ketua RT umum lainnya Kota Tasikmalaya.

Dalam komentarnya DF menyebutkan, “Antep Pa Wali, Belikan pisan RT teh, keun sina pisah kaditu ngahiji jeng papua,  mikir sateh RT”,  demikian ungkapan DF yang memancing amarah para RT termasuk lembaga FORSIL (Forum Silaturahmi RT RW) se Kota Tasikmalaya.

“Ungkapan seorang pejabat Kota Tasikmalaya rasa rasanya tidak pantas di komentari dengan bahasa yang sangat tidak terpuji. Ini bukan saja pelecehan dan penghinaan terhadap RT dan RW yang ada lingkungan Kelurahan Tawangsari, tapi telah menyundut amarah para RT dan RW se Kota Tasikmalaya,” ujar Hendra Rosidin Ketua RT. 02 RW. 08 Tawangsari kepada koran-fakta.com, Sabtu (16/5/2020) malam.

Lebih lanjut Hendra mengatakan, kasus ini akan dibawa ke ranah hukum dan dilaporkan ke Polresta Tasikmalaya. Menurutnya pelaporan ini nanti akan didampingi oleh,  Adang Mulyadi (SWAP), Ketua FORSIL RT RW Kota Tasikmalaya Dede Sukmajaya, Dani Safari SH (Advokat), Indra Ahmad Mustofa (aktivis pesantren) serta dari rekan rekan Para RT dan RW di Kota Tasikmalaya. (Tono Efendi)

Editor: J Wan

BAGIKAN