Diduga Mendapatkan Penganiayaan Warganya, Ketua RW di Muarasanding Lapor Ke Polisi

114

Koran-Fakta.com, (KF). – Salah satu Ketua Rukun Warga (RW) di Kelurahan Muarasanding Kecamatan Garut Kota diduga mendapatkan penganiayaan dari warganya, dari hasil wawancara dengan korban hal tersebut terjadi akibat perselisihan lama hingga terjadi adanya dugaan penganiayaan fisik.

Saat ditemui korban AS didampingi W dan Forum RW Muarasanding membeberkan awal terjadi kejadian atas dugaan penganiayaan oleh saudara ER tersebut.

Pada awak media AS mengatakan, Peristiwa itu berlangsung pada Rabu tanggal 24 Juni 2020 sekitar pukul 11:00 WIB di depan rumah terlapor Jl. Cangkuang RW 007 Kelurahan Muarasanding Kecamatan Garut Kota, usai mendampingi kegiatan Labelisasi untuk penerima bantuan PKH.

Di jalan korban bertemu dengan pelaku saat itu dan sempet terjadi percekcokan yang mengakibatkan akan terjadi perkelahian, akan tetapi dapat dilerai oleh para saksi. Namun usai pelebelan selang beberapa waktu korban dan pelaku bertemu berpapasan kembali, sehigga terjadinya dugaan pemukulan dan penggigitan yang berujung perkelahian

Atas dugaan penganiayaan itu, hari itu juga korban langsung melakukan visum dan membuat laporan ke Polres Garut bernomor: LP/B/0272/VI/2020/JBR/ Res GRT tanggal 24 Juni 2020. Dalam laporan disebutkan, pelaku melakukan pemukulan beberapa kali menggunakan kepalan tangan dan menggigit. Yang mengakibatkan korban mendapat kerugian luka lebam pada bagian pipi kanan dan kiri, luka sobek bawah mata kanan dan luka bekas gigitan pada jempol kiri

Menurut Korban AS pertikaian ini
dengan keluarga Pelaku ER berawal dari semenjak terpilihnya dirinya di pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 07 Kelurahan Muarasanding,

“sebetulnya dari awal plantikan RW mulai adanya perselisihan ini, ya sekitar enam bulan kebelakang. Pernah beberapa kali terjadi perselisihan namun tidak sampai adanya kontak fisik seperti saat ini, ” Ungkapnya

Sementara salah satu saksi kejadian Widi mengungkapkan jadi apa yang tadi dikatakan pa RW 07 itu apa yang terjadi, dan itu memang kronologisnya seperti itu

” Pada saat itu korban lagi tugas dari kelurahan pengecapan PKH, usai pulang dari rumah saya, pelaku langsung menyatroni Pa RW dan melakukan pemukulan, dan disitulah mulai adanya perkelahian, setelah dilerai tetap dia masih tetap menyerang, ” Ungkapnya

Lebih jauh saksi menjelaskan, dalam kejadian itu usai dilerai, saya sempat menawarkan mau diselesaikan secara damai musyawarah. namun pada tidak mau, hingga akhirnya untuk melakukan pelaporan masing masing untuk diselesaikan secara hukum yang ada ,

” jadi apa yang terjadi itu memang bener apa adanya,dan saya melihat sendiri kejadian tersebut,” Pungkasnya

Sementara ditempat berbeda pihak kelurahan Muarasanding saat ditemui membenarkan adanya kejadian tersebut, sedangkan forum RW Muarasanding pun mengiyakan bahwa pihaknya mendapat kabar adanya kejadian tersebut,

Sampai berita ini diturunkan kami belum melakukan kompirmasi dengan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan. (Tim)

BAGIKAN