Disnakertrans Garut, Luncurkan Program Gentra Karya Guna Menekan Angka Pengangguran

89

Koran-Fakta.com,GARUT. – Berdasarkan data statistik, angka pengangguran di Kabupaten Garut dalam setiap tahunnya cenderung meningkat. pada tahun 2020 pengangguran terbuka di Kabupaten Garut didominasi oleh pengangguran dengan tingkat pendidikan SLTA (SMA/SMK/MA) Dengan jumlah penganggur sebanyak 43.759 orang.

“ Data ini sejalan dengan data yang dimiliki oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Garut dimana pencari kerja terdaftar terbanyak pada tahun 2020 berasal dari tingkat Pendidikan SLTA dan sederajat dengan jumlah pencari kerja terdaftar sebanyak 10.563 orang. Kemudian dikuatkan oleh data dari Bappeda Kab. Garut bahwa hampir 5096 lebih penduduk Kabupaten Garut adalah generasi milenial dan generasi Z yang berusia dibawah 40 tahun, ” Hal tersebut dinyatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erna Sugiharti SE MM, saat menggelar virtual zoom, Jumat (30/07/2021)

Melihat terusnya meningkatnya pengangguran tersebut Disnakertrans Kabupaten Garut menggelar pembahasan dalam rangka “Strategi Kolaborasi Penurunan Angka Pengangguran Melalui Gerakan Tenaga Kerja Berkarya “Gentra Karya” di Kabupaten GarutGarut (Kolaborasi Pentahelix)

Kepala Disnakretans Kabupaten Garut, Erna Sugiharti SE MM, dalam sambutanya menyampaikan, bahwa gerakan Gentra Karya ini dalam rangka Meningkatkan Kualitas Kompetisi Pencari Kerja, Menyesuaikan Kompetensi Pencari Kerja Potensi Wirausaha yang Tersedia / Mengoptimalkan Penyerapan Tenaga Kerja, Mengoptimalkan Penempatan Tenaga Kerja dan Meningkatkan Kualitas Kompetensi Pencari Kerja serta Untuk pengambilan strategi kebijakan

“Ada tiga tujuan utama dalam Gentra Karya, jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang,” ujar Erna, dalam sambutannya, melalui virtual zoom.

Dalam program jangka pendek lanjut Erna, diharapkan tersusunnya efektif proyek perubahan, terlaksananya kordinasi, sinkronisasi dan harmonisasi antar seluruh stakeholder. Tersusun instruksi bupati berkenaan dengan kolaborasi dalam penurunan angka pengangguran melalui tenaga kerja berkarya di Kabupaten Garut pada masa pandemi covid 19.

Kemudian kata Erna, terbentuknya kesepahaman bersama stakeholder untuk melakukan komitmen dalam proses kolaborasi upaya menurunkan angka pengangguran melalui tenaga kerja berkarya.

“Untuk jangka menengah harus terbentuknya tim gentra karya berdasarkan surat keputusan Surat Bupati Garut, kampanye Gentra Karya, tersusunnya peraturan bupati mengenai kolaborasi dalam menurunkan angka pengangguran melalui gerakan tenaga kerja berkarya,” terang Erna.

Lebih lanjut Erna menyampaikan, jangka panjangnya, dilakukan monitoring dan evaluasi atas kolaborasi dalam menurunkan angka penggangguran. Selanjutnya, lanjut Erna, terbukanya kesempatan kerja dan wirausaha, meningkatkan penempatan dan penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor sehingga penurunan angka pengangguran di Kabupaten Garut terwujud.

“Hal ini tentunya, kolaborasi dan sinergitas antar SKPD atau instansi, lembaga keswadayaan masyarakat serta peran insan media sebagai penyambung informasi harus terjalin dengan baik. Sehingga program Gentra Karya yang diluncurkan menjadi solusi akselerasi dalam rangka pengentasan angka pengangguran di Kabupaten Garut,” pungkasnya.

Hadir dalam virtual, Kepala Disnakertrans Garut, Erna Sugiharti SE MM dan Kabid Kabid Hubungan Industrial, Ricky Rizky Darajat, SH M Si, beserta Kabid Produktifitas, Kabid Penta Kerja, dan Tim Efektif Disnakertrans Garut. Selain itu hadir Ketua Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) Asep Nurjaman dan perwakilan awak media.(J Wan/**)