Dispora Kabupaten Garut Laksanakan Seleksi SP3OR Tahun 2020

148
Ket Foto : Kadispora Garut Drs.H.Kuswendi saat Foto Bersama dengan peserta SP3OR.

Koran-Fakta.com, (KF).- Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) mengadakan seleksi terbuka Sarjana Pendamping Penggerak Pembangun Olahraga (SP3OR) untuk Jawa Barat Tahun 2020.

Dari data yang diterima Koran-Fakta, Sebelumnya peserta melaksanakan tes Administrasi pada hari minggu (09/02) kemarin dan Pada hari ini senin para peserta SP3OR melaksakan tes seleksi Fisik yang dilaksanakan di SOR Kerkoff, Senin (10/02).

Tes seleksi SP3OR ini dipimpin langsung Kadispora Kab. Garut Drs. H. Kuswendi M.Si, Kasi Pembinaan Ketenagaan Olahraga Indra Arica, Cecep Erpiandi dan Richy Hidayat serta jajaran.

Ket poto: kepala Dispora Kab. Garut, Drs H Kuswendi M, Si

Saat ditemui Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Drs. H. Kuswendi, M,Si mengatakan dari sebanyak 41orang pendaftar SP3OR, nanti yang lolos seleksi hanya 16 orang.

“rencananya ke 16 orang ini akan dilakukan penyeleksian tahap selanjutnya di Bandung, sehingga bisa memenuhi kuota yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami menghimbau pada panitia dalam penilain tes Fisik ini, penilaian nya harus se objektif mungkin,” ucapnya usai menghadiri tes seleksi Fisik di SOR Kerkoff.

Lanjut Kadispora, program ini pun diharapkan mampu meningkatkan jumlah sarjana penggerak olahraga di masyarakat, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat kelompok sasaran pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

“Tugas SP3OR ini, untuk memasyarakatkan olahraga mengolahragakan masyarakat, mereka ditempatkan di desa masing-masing sehingga mereka menjadi penggerak di desanya,” Ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Kadispora Tes fisik ini mendorong agar para peserta untuk lebih meningkatkan kemampuannya dalam tahap seleksi ini, sehingga mampu bersaing daerah lain dan menampilkan yang terbaik.

“Dari tahun ke tahun, Alhamdulillah Kabupaten Garut itu selalu ada peningkatan dari sisi jumlah, tahun pertama 6 orang, kemudian tahun kedua 8 orang dan mudah-mudahan ditahun ini bisa seluruhnya lolos dan diterima di Jawa Barat. Karena hasil dari kabupaten Garut itu yang dikirim sudah barang tentu orang orang yang terbaik,” Pungkasnya.

Ket poto: 31 peserta SP3OR saat mengikuti tes di aula dispora Kab. Garut

sementara Kepala Seksi Pembinaan Ketenagaan Olahraga Indra Arica, SE, MM sebagai leading sector kegiatan ini menambahkan, “dari 16 kuota SP3OR tahun 2020 yang harus dikirimkan untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jawa Barat, 7 orang diantaranya secara otomatis masuk tanpa harus mengikuti tes di tingkat Kabupaten Garut dikarenakan yang bersangkutan merupakan SP3OR periode 2017-2019, sehingga kuota yang tersisa hanya 9 orang,” tambahnya

Sarjana Pendamping Penggerak Pembangun Olahraga (SP3OR) sangat membantu sekali progress pendataan dan memasyarakatkan olahraga di tingkat Kecamatan sehingga keberadaannya sangat bermanfaat, namun luasnya wilayah Kabupaten Garut tidak seimbang dengan kuota SP3OR yang diberikan oleh Dispora Provinsi Jawa Barat mengingat wilayah Kabupaten Garut yang memiliki 42 Kecamatan. (J Gunawan)

Editor : Indra R

BAGIKAN